Neguete Pilih Nomor 13 di Persija

Liga 1 2019

Jakarta-Vinicius Lopez Laurindo stopper anyar Persija akan menggunakan nomor punggung 13. Nomor itu digunakan oleh Gunawan Dwi Cahyo musim 2018. Mengapa pemain yang minta dipanggil Neguete itu memilih nomor 13? Alasannya simpel. Pemain dengan tinggi 190 cm itu menyebut, dia meraih gelar juara ketika menggunakan nomor 13 di tim Juventude.

“Karena itu saya ingin mengulang memori indah itu dengan menggunakan nomor 13 di Persija,” yakinnya.

Dia melanjutkan, nomor 13 diyakininya akan membawa keberuntungan bagi dia. “Saya juga merasa nyaman dengan nomor 13,” sebut pemain yang mirip dengan playmaker asal Manchester United Paul Pogba itu.

Sebelum memilih nomor 13, Neguete sempat akan menggunakan nomor punggung 3. Namun nomor tersebut sudah digunakan oleh Dany Saputra. Neguete sebenarnya bisa saja meminta kepada klub untuk memberikan nomor itu kepadanya. Tapi dia berbesar hati. Menurut mantan pemain Cruziero B itu, dia menghormati pemain yang lebih dulu berada di klub.

“Itu adalah poin penting dalam sepakbola. Yaitu respect. Tidak hanya kepada teman melainkan juga kepada lawan. Itu yang dinamakan sepakbola. Respect and Fair Play,” tegasnya.

Sebagai pemain belakang, tugas Neguete adalah mengamankan lini pertahanan. Kalau pun ia mencetak gol itu merupakan bonus. Terkait menterengnya Jaime musim lalu, Neguete menyebut, akan berusaha maksimal untuk memenuhi ekspektasi The Jakmania, suporter fanatik Persija Jakarta.

Tony Sucipto: Para Pemain Persija Menerima Saya Dengan Baik

Liga 1 2019

Jakarta – Pemain anyar Persija Jakarta, Tony Sucipto menyebutkan tidak mengalami kendala dengan adaptasi ketika menjalani latihan perdana dengan Macan Kemayoran pada Jum’at (18/1/2019). Apalagi rekan-rekannya di Persija menerimanya dengan baik.

Tony yakin takkan kesulitan nyetel dengan rekan-rekan baru di Persija. Sebab sejumlah pemain senior di tim juara bertahan ini juga sudah dikenalnya.

Sebut saja Maman Abdurrahman, Bambang Pamungkas, Shahar Ginanjar, hingga Ismed Sofyan dikenalnya dengan baik, mengingat ia juga pernah berseragam Persija pada musim 2010/2011.

“Kalau adaptasi nggak ada masalah dengan teman-teman. Lagian juga seperti senior-senior di sini juga welcome, kan. Begitu juga The Jakmania mereka juga menerima,” tutur Tony.

Lebih lanjut Tony yang bisa bermain di berbagai posisi mengaku siap bermain di posisi apapun. Ia berjanji akan memberikan penampilan maksimal jika dipercaya oleh pelatih.

“Gak ada masalah. Saya bingung kalau nanya posisi saya dimana saya bingung, semua sih tergantung pelatih. Pelatih saat ditunjuk diposisi dimana saya siap asal jangan di kiper,”seraya tertawa.

Sebelumnya ia resmi menjadi bagian tim berjuluk Macan Kemayoran untuk melakoni sejumlah kompetisi pada musim 2019. Ia mendapatkan durasi kontrak selama setahun di klub asal Jakarta ini. Memang kepindahannya sedikit ada pra kontra. Namun Tony memilih fokus untuk memberikan kemampuan terbaiknya di Persija.

“Sekali lagi ini namanya sepakbola profesional, delapan tahun di klub sebelumnya sekarang di Persija. Memang ada pra kontra tapi saya lebih memilih fokus dan diambil positifnya saja,”tutupnya.

Kolev Tak Anggap Remeh Kepri 757 Jaya di 32 Besar Piala Indonesia

Piala Indonesia

Jakarta – Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev tegaskan dirinya akan dengan serius mempersiapkan laga babak 32 besar menghadapi Kepri 757 Jaya. Meskipun lawan merupakan klub Liga 3, Kolev tegaskan timnya tidak akan meremehkan klub asal Batam itu.

Persija akan menghadapi Kepri 757 Jaya pada leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Patriot, Bekasi, pada 23 Januari. Ini menjadi pertandingan pertama bagi Persija di tahun ini sekaligus ujian perdana Kolev sebagai pelatih Persija.

Salah satu alasannya dirinya tidak main-main di laga ini, karena juga sebagai laga pemanasan sebelum tampil melawanHomeUnited di kualifikasi LigaChampions Asia 2019 pada 5 Februari. Pelatih asal Bulgaria ini ingin timnya menunjukkan kemampuan terbaiknya di laga ini.

“Setiap game yang kita ada itu penting sekali karena itu kesempatan untuk setiap pemain membuktikan kualitasnya,”ujar Ivan, Sabtu (19/1/2019).

“Yang penting sekarang kami perbaiki kondisi kami karena sebentar lagi kalian tahu kami akan tampil di Liga Champions. Itu memang tugas yang sangat serius,” ujar dia.

Seluruh aspek yang ada seperti teknik maupun fisik terus digeber oleh mantan pelatih Sriwijaya FC ini agar timnya benar-benar siap untuk menghadapi tiga laga terdepan. Beruntung selama empat hari Kolev sangat senang dengan perkembangan anak asuhnya yang menunjukkan perkembangan yang positif.

“Sekali lagi semua aspek terus kami asah. Kami menghargai semua tim yang kita temu. Dan kita harus siap main dengan siapapun,”tambahnya.

Ambisi Tony Sucipto Saat bergabung Kembali di Persija

Liga 1 2019

Jakarta – Persija Jakarta secara resmi telah mengumumkan pemain baru, Tony Sucipto. Bek berusia 32 tahun dikontrak selama satu musim di Macan Kemayoran.

Ini jadi kesempatan kedua bagi pemain asal Jawa Timur bergabung di Persija. Sebelumnya ia pernah membela tim asal kota Jakarta ini pada musim 2010/2011. Tony pun merasa senang bisa kembali berkostum Persija musim ini

“Rasanya sangat senang bisa bergabung dengan salah satu tim besar dan memiliki ambisi besar di Indonesia. Apalagi musim lalu mereka baru menjadi juara Liga 1 2018,”ujar Tony.

Lebih lanjut Tony juga bertekad untuk bisa mengulangi prestasi Persija pada musim lalu di tahun ini. Bahkan ia siap memberikan kemampuan terbaiknya disini.

“Target saya di Persija bisa membawa Persija menjadi juara musim ini. Sekaligus mengulangi kesuksesan mereka di tahun sebelumnya,”tambahnya.

 

Neguete Siap Berikan Kemampuan Terbaik di Persija

Liga 1 2019

Jakarta – Vinicius Lopes Laurindo resmi jadi bagian Persija Jakarta musim ini. Ia resmi dikontrak manajemen Persija Jakarta selama satu musim. Penandatangan kontrak sendiri dilakukan pada Kamis (17/8/2019) malam di kediaman Direktur Utama Persija, Gede Widiade, Duren Tiga, Jakarta Selatan

Pemain yang akrab disapa Neguete ini mengaku antusias bisa bergabung dengan klub berjuluk Macan Kemayoran. Dia tidak sabar untuk bermain dengan menggunakan seragam Persija di depan suporter, Jakmania.

“Aku sangat antusias untuk bergabung dengan Persija karena pertualangan baru menungguku di sana. Selalu menyenangkan bisa bergabung dengan klub baru. Persija tim yang hebat dengan fans yang luar biasa,” ujar Neguete, Jumat (18/1).

Neguete sendiri mengaku siap bekerja keras. Apalagi ekspetasi Jakmania terhadapnya cukup besar mengingat musim lalu klub berjuluk Macan Kemayoran ini memiliki palang pintu bagus dalam diri Jaimerson Xavier.

“Saya tahu musim lalu Persija memiliki bek bagus dalam diri Jaime. Namun saya siap kerja keras di latihan dan tampil baik selama pertandingan untuk memberikan terbaik kepada Persija,”tambahnya.

Pemain berusia 28 tahun ini sudah menjalani latihan perdana dengan Persija pada Jum’at (18/1/2019) pagi. Ia mengaku rekan-rekannya menyambut baik kedatangannya di Persija.

“Ya mereka sangat welcome kepada saya. Itu bagus tentunya untuk saya beradaptasi disini. Apalagi ada Bruno Matos yang juga akan membantu saya di Persija karena saya sangat kenal dia,”tutupnya.

Neguete Resmi Jadi Pemain Baru Persija

Liga 1 2019

Jakarta – Persija Jakarta terus memperkuat amunisinya dengan mendatangkan pemain baru. Kali ini tim berjuluk Macan Kemayoran kembali mengumumkan pemain asing baru.

Dia adalah pemain asal Brasil, Vinicius Lopes Laurindo. Pemain yang akrab disapa Neguete resmi dikontrak selama satu tahun. Penandatangan kontrak sendiri dilakukan pada Kamis (17/8/2019) di kediaman Direktur Utama Persija, Gede Widiade, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Neguete akan menjadi pemain asing keempat Persija. Tiga pemain asing yang sudah diikat Persija adalah Marko Simic, Jakhongir Abdumuminov, dan Bruno Matos.

“Setelah lolos tes medis, Neguete resmi bergabung dengan Persija dengan durasi satu tahun ke depan,”ujar Direktur Utama, Gede Widiade, pada Jumat (18/1/2019).

Lebih lanjut Gede menegaskan, pemilihan Neguete pun juga sudah berkoordinasi dengan pelatih Ivan Kolev. Dan Kolev pun merekomendasikan untuk merekrut bek berusia 28 tahun tersebut.

“Kami juga sudah konsultasikan kepada coach Ivan Kolev. Sekali lagi Ivan pun setuju dengan pemilihan Neguete sebagai pemain belakang baru kami,”tambahnya.

Pemain kelahiran Belo Horizonte, Minas Gerais, Brasil ini memiliki catatan yang bagus di klub sebelumnya. Neguete boleh dibilang pemain inti di timnya. Dia juga berpengalaman di kancah sepak bola Brasil karena pernah bermain di Serie-A Brasil, dan Serie-B.

Salah satu catatan terbaiknya saat membela Luverdense Esporte Clube. Dia memainkan 18 pertandingan dengan total 1.502 menit bermain. Sebelumnya Neguete sempat bergabung dengan klub teras Brasil, Juventude pada 2015-2017.

Ia juge pernah bermain di Asia saat itu terjadi di tahun 2018. Ia bergabung dengan klub Iran,  Persian Gulf Pro League, Foolad FC. Total, Neguete bermain dalam 6 laga di semua ajang dan mencetak satu gol.

Tak hanya itu, Neguete juga pemain yang bias dibilang sangat bersih. Selama karirnya, dia total hanya mendapatkan satu kartu merah dan sembilan kartu kuning. Ia juga memiliki postur yang sangat ideal. Sebagai bek ia bertinggi 190 cm tentunya sangat bagus bagi Persija untuk bola-bola atas.

Tony Sucipto Resmi Jadi Bagian Persija Musim Ini

Liga 1 2019

Jakarta – Satu lagi pemain resmi menjadi pemain anyar Macan Kemayoran untuk kompetisi tahun 2019. Pemain tersebut adalah Tony Sucipto.

Musim lalu, Tony memperkuat Persib Bandung. Kini ia telah resmi menandatangai kontrak dengan durasi satu tahun bersama tim kebanggaaan kota Jakarta ini. Penandatangan kontrak sendiri berlangsung di kediaman Direktur Utama Persija, Gede Widiade, Duren Tiga, Jakarta Selatan,  Kamis (17/1/2019) malam.

“Ya, Tony Sucipto telah resmi bergabung dengan Persija untuk durasi kontrak satu tahun kedepan. Setelah berkoordinasi dengan tim pelatih, Tony adalah pemain yang dibutuhkan oleh tim,”ujar Gede Widiade, Direktur Utama Persija, Jum’at (18/1/2018).

Salah satu alasan perekrutan pemain asli Jawa Timur ini adalah ia bisa bermain di banyak posisi. Tambah, Gede, tidak jarang banyak pemain yang bisa bermain di banyak posisi, selain posisi terbaiknya saat ini.

“Ini yang istimewa dimiliki oleh Tony. Selain ia merupakan pemain berpengalaman di Indonesia, ia bisa bermain di banyak posisi. Ada empat posisi yang bisa dimainkan, bek tengah, bek sayap kanan/kiri dan gelandang bertahan. Ini bagus untuk Persija yang akan bermain di banyak kompetisi musim ini,”tambah Gede.

Pemain berusia 32 tahun itu juga sempat membela Macan Kemayoran saat musim 2010-2011. Persija Jakarta memang membutuhkan Tony Sucipto karena sejauh ini baru empat pemain berposisi bek sayap yakni Ismed Sofyan, Rezaldi Hehanussa, Dany Saputra, dan pemain muda Anan Lestaluhu.

Indomie Jadi Sponsor Baru Persija Untuk Musim 2019

Liga 1 2019

Jakarta – Persija Jakarta mengumumkan kerja sama dengan salah satu perusahaan makanan dan minuman ternama di Indonesia, yaitu PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) melalui brand Indomie dan juga didukung brand lainnya. Pengumuman kerjasama ini disampaikan pada konferensi media hari ini (17/1) di Warung Upnormal Cikini Jakarta.

Gede Widiade, Direktur Utama Persija mengungkapkan sangat senang dengan adanya kolaborasi yang terjalin antara Persija dan Indofood, khususnya Indomie di musim 2019 ini. Apalagi tim berjuluk Macan Kemayoran merupakan salah satu klub sepak bola dengan fans terbesar tentunya sangat bangga bisa berkolaborasi dengan Indomie yang memiliki imej bagus,

“Kerjasama sponsorship ini membuat kami semakin yakin bahwa Persija bisa lebih maju dan sanggup meraih prestasi tertinggi kembali di kompetisi Liga I Indonesia 2019 dan juga kompetisi Asia di tahun ini. Adanya logo Indomie di jersey bagian depan adalah salah satu bentuk dukungan dari Indofood yang akan menambah semangat tim Persija untuk meraih hasil,” ujar Gede Widiade di Partneship Lauch Indofood dan Persija di Upnormal Coffe, Jakarta Pusat, Kamis (17/1/2019)..

Indomie memilih sepak bola menjadi salah satu cara untuk mendekatkan brand dengan masyarakat. Lucy Suganda, General Manager Marketing Brand Indomie menceritakan alasan dipilihnya sepak bola dan Persija,

“Kami melihat adanya potensi dari dunia sepak bola di Indonesia. Sepakbola merupakan olahraga yang digemari oleh hampir seluruh lapisan masyarakat, sama dengan Indomie yang digemari jutaan masyarakat Indonesia. Indofood melalui brand Indomie berharap dengan dukungan yang diberikan dapat memotivasi Persija untuk terus mencetak prestasi-prestasi terbaiknya sehingga dapat menularkan semangat energi positif terhadap anak muda Jakarta untuk terus berkarya dan berprestasi membanggakan Indonesia.”timpalnya.

Indofood secara konsisten telah mendukung sepak bola nasional dalam beberapa tahun terakhir, “Saat ini Indofood telah mendukung 8 (delapan) klub sepak bola, yaitu Bali United, Persib Bandung, Arema FC, PSIS Semarang, PSMS Medan, PSS Sleman dan Celebest FC dan yang terakhir Persija. Hal ini menunjukkan komitmen Indofood dalam menumbuhkan semangat berprestasi anak bangsa dan olah raga nasional, seperti disampaikan Fierman Authar, Head of Consumer Engagement Corporate Marketing.

Musim ini, Indofood akan menjadi partner Persija di bidang F&B, selain logo Indomie yang akan berada di bagian depan jersey Persija musim 2019, brand Indofood lainnya seperti Popmie, Indomilk, Ichi Ocha, Chitato, Lays, Cheetos, Jetz, Doritos, Chiki dan La Fonte akan turut berpartisipasi di musim Liga I Indonesia 2019.

Indofood tidak hanya mendukung sepak bola, tetapi mendukung juga olahraga nasional lainnya seperti lari, basket dan bulutangkis. Pada tahun 2018, Indofood juga menunjukkan dukungannya pada perhelatan akbar olahraga dengan menjadi official partner Asian Games dan official sponsor Asian Paragames.

Tahun ini, Indofood mempercayakan tim kebanggaan Ibu Kota Jakarta sebagai salah satu tim yang akan mendongkrak kemajuan sepak bola Tanah Air. Persija merupakan salah satu klub yang cukup memiliki sejarah panjang dalam kompetisi sepak bola Indonesia ini diharapkan akan dapat membuat sejarah prestasi sepak bola nasional lebih baik lagi.

Bruno Matos Nikmati Latihan Perdana Bersama Kolev

Liga 1 2019

Jakarta – Gelandang anyar Persija Jakarta, Bruno Matos sangat antusias karena Persija sudah memiliki pelatih baru yakni Ivan Kolev. Kolev sendiri sudah menjalani latihan perdana pada Rabu (16/1/2019) pagi di Lapangan PS AU TNI AU, Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Mantan pemain PKNS ini mengaku nyaman dengan pola latihan yang diterapkan Kolev. Apalagi dia tahu Kolev merupakan pelatih yang berkualitas.

“Saya kira latihan hari ini sangat baik. Saya sangat menikmatinya dan begitu juga dengan pemain lain juga saya kira sangat enjoy dilatih Kolev,”ujar Bruno, Rabu (16/1) ditemui selepas latihan.

Pemain asal Brasil ini juga yakin Kolev mampu beradaptasi baik di Persija sekaligus bisa meramu permainan Persija dengan cepat meskipun hanya diberikan waktu yang sangat pendek.

Sesuai hasil undian yang sudah dilakukan AFC, Persija akan berhadapan dengan wakil Singapura, Home United, pada 5 Februari 2018. Sebelum turun di AFC, Persija akan lebih dulu menjalani lanjutan Piala Indonesia. Ismed Sofyan dkk dijadwalkan menghadapi 757 Kepri Jaya FC pada 23 dan 31 Januari.

“Coach Kolev adalah pelatih berkualitas, punya pengalaman, maka dari soal waktu  itu bukan hambatan kami bisa tampil dengan hasil maksimal di dua kompetisi yang akan kami jalani.”tutupnya.

Sosok Ivan Kolev di Mata Maman

Liga 1 2019

Jakarta – Bek senior, Maman Abdurrahman memberikan pandangannya mengenai sosok pelatih anyar Persija Jakarta, Ivan Kolev. Maman sendiri tidak asing dengan sosok pelatih asal Bulgaria ini.

Mengingat Maman yang pernah dilatih Kolev di Timnas Indonesia pada periode 2002-2004. Bek bernomor punggung enam ini menilai Kolev sebagai sosok pelatih yang disiplin.

“Dia punya karakter individu yang disiplin. Terus masuk ke dalam lapangan juga disiplin dan karakternya saat di lapangan, agresif ya,” ujar Maman usai berlatih di Lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (16/1/2019).

“Agresif maksudnya itu adalah saat hilang bola, ia minta agresif supaya cepat kembali merebut bola kemudia melakukan serangan balik,” kata Maman.

Lebih lanjut, Maman yakin Ivan bisa beradaptasi dengan baik di Persija. Salah satu yang buat dirinya yakin karena Kolev sudah mengenal pemain Indonesia, selain itu ia mampu berbahasa Indonesia dan dia juga bukan orang baru di sepakbola Indonesia.

“Saya pikir ini memudahkan untuk adaptasi dia dan gaya karakter dia juga sudah beberapa pemain yang tahu, seperti saya, Bepe, dan Ismed. Jadi mungkin insya allah bisa memudahkan untuk adaptasi ke pemain-pemain yang baru,”tambahnya.