Kolev Pimpin Perdana Latihan Persija

Liga 1 2019

Jakarta – Ivan Kolev akhirnya memimpin latihan perdana Persija Jakarta di Lapangan PS AU TNI Angkatan Udara, Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (16/1/2019). Pelatih asal Bulgaria didampingi asisten pelatih Mustaqim, lali Ahmad Fauzi sebagai pelatih kipper, dan juga San San Susanpur sebagai pelatih fisik.

Para pemain Persija juga terlihat tidak mengalami kendala dala memahami instruksi yang diberikan. Apalagi Kolev mampu berbahasa Indonesia dengan baik.Pada sesi latihan tersebut diikuti sekitar 23 pemain.

Ada beberapa pemain yang absen seperti Bambang Pamungkas, dan Andritany yang sedang menjalani tes medis. Sementara Marko Simic izin karena sedang mengalami sakit. Sedangkan Rezaldi Hehanussa dan Sandi Sute izin ada keperluan pribadi. Di sesi latihan perdana tadi mantan pelatih Sriwijaya FC terfokus dengan materi teknik dan fisik.

“Kita kasih program latihan sesuai tujuan kita. Tadi pagi ada kecepatan tehnik fisik. Tidak bisa bicara soal pemain karena saya juga baru buat mereka,” kata Kolev di Lapangan TNI AU, Halim, Jakarta Timur.

Lebih lanjut, Kolev mengaku langsung tancap gas pada latihan perdana bersama Macan Kemayoran mengingat  ia ingin terus menjaga momentum Persija yang sudah melakukan persiapan sejak 7 Januari lalu. Ditambah lagi setelah lima hari menggelar latihan, Persija langsung bertolak ke Lampung untuk menggelar laga amal untuk korban Tsunami.

Mengingat setelah laga tersebut, Persija juga akan dihadapkan dengan sejumlah pertandingan. Pertama, pada 23 Januari mendatang Persija akan bersua Kepri 757 di Piala Indonesia. Kemudian yang kedua, pada 5 Februari nanti, Persija akan berlaga di Kualifikasi Liga Champhions Asia bersua Home United.

“Kita tahu bahwa kita ada game di AFC, level di sana cukup tinggi, artinya latihan kita juga harus baik, supaya kita mencapai level itu. Kita harus siap untuk level itu. Apalagi pemain persija yang jadi juara, kualitasnya bagus sekali, artinya kita harus lihat kondisi mereka supaya mereka kalau kondisinya sama kaya kemarin saya yakin kita bisa menang setiap game,”tambahnya.

“Sementara itu kami juga akam memaksimalkan Piala Indonesia kami akan maksimalkan untuk persiapan di Liga Champhions Asia karena kami tak memiliki waktu yang banyak untuk melakukan uji coba,”tutupnya.

Marko Simic Sudah Ikuti Latihan Persija

Liga 1 2019

Jakarta – Bomber Persija Jakarta, Marko Simic akhirnya kembali menjalani latihan bersama Macan Kemayoran pada Selasa (15/1/2019) sore di Lapangan PS AU TNI Angkatan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Sayangnya saat menjalani latihan perdana bersama timnya, Simic mengaku tidak dalam kondisi fit. Sejak tiba pada Minggu (13/1/2019) sore Simic mengaku sedang mengalami masalah dengan kesehatannya.

Memang Simic tetap mengikuti semua sesi latihan, tapi ketika memasuki fase pendinginan, pencetak gol andalan Persija itu meninggalkan lapangan lebih cepat.

“Kabar saya baik, tapi sedikit flu dalam tiga hari terakhir sehingga tadi belum bisa berlatih penuh. Namun, saya senang bisa kembali bertemu dengan teman-teman saya. Semua baik-baik saja di hari pertama ini,” ujar Marko Simic ketika ditemui usai sesi latihan Persija.

Mengenai masalah kesehatannya, bomber asal Kroasia tersebut mengaku sudah berkonsultasi dengan dokter tim Dokter Donny Kurniawan. Menurut Dokter, dirinya butuh beberapa hari untuk memulihkan kondisi sebelum akhirnya benar-benar fokus berlatih untuk menghadapi laga terdekat yakni Piala Indonesia melawan Kepri 757 Jaya.

“Setelah fit, saya baru akan benar-benar berlatih. Kemudian kami akan melakukan pertandingan di Piala Indonesia dan dilanjutkan dengan persiapan untuk pertandingan menghadapi Home United pada 5 Februari. Pertandingan penting bagi kami,”tutupnya

Kolev: Persija Selalu di Hati Saya

Liga 1 2019

Jakarta – Ivan Kolev secara resmi diperkenalkan manajemen Persija Jakarta sebagai pelatih baru mereka untuk musim 2019. Ivan mengaku langsung mengiyakan saat ada tawaran menangani Persija kembali apalagi ia memiliki memori manis di Persija.

Pelatih asal Bulgaria itu menggantikan posisi yang ditinggalkan Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues. Manajemen Persija memberikan durasi kontrak selama setahun.

Ivan mengaku senang mendapat kepercayaan dan kesempatan menahkodai klub kebanggan Jakmania ini. Apalagi Persija adalah klub pertama yang dilatihnya di Indonesia. Kala itu, terjadi pada 1999 silam.

“Rasanya senang sekali ya. Kalian tahu Persija tim pertama saya di Indonesia dan Persija selalu di hati saya. Kalau saya lihat Persija, selalu saya senang,” ujar Ivan Kolev, Selasa (15/1) sore di Mess Persija, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (15/1) sore.

Sementara itu, mantan pelatih PS TIRA ini siap memberikan kemampuan terbaiknya. Terutama untuk terus menjaga level tim Persija yang baru saja menjuarai GO-JEK Liga 1 2018.

“Yang pertama kita harus jaga level tim ya. Tim ini tim juara indonesia. Saya menghargai itu dan saya harus coba jaga level ini, ya kalau bisa perbaiki bagus, tapi yang penting kita jaga level ini,”tambahnya.

Kolev memang bukan nama asing di Persija. Ia pernah menukangi Persija selama dua musim, yakni pada tahun 1999 dan 2000. Dalam periode tersebut faktanya, Ivan Kolev berhasil mempersembahkan gelar bagi tim Ibu Kota. Trofi itu didapat ketika Persija tampil di Brunei Invitation Cup 2000.

Selain itu ia mampu membawa Persija menembus Semifinal Divisi Utama tahun 1999/2000. Saat itu sayangnya Persija dikalahkan oleh PSM Makassar di semifinal. Saat itu Macan Kemayoran dibawanya menjuarai Wilayah Barat.

Ivan Kolev Pelatih Baru Persija

Liga 1 2019

Jakarta – Persija Jakarta resmi mengumumkan Ivan Kolev sebagai pelatih baru Persija, Selasa, (15/1/2019) sore. Pelatih asal Bulgaria ini mendapatkan kontrak setahun untuk menggantikan sosok Stefano Cugurra yang memilih mengundurkan diri setelah memberikan tiga gelar musim lalu. Kolev menandatangani kesepakatan kontrak di mes Persija di kawasan Halim.

Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade tidak asal memunculkan nama Ivan Kolev sebagai pelatih baru timnya. Nama-nama yang muncul diteliti dulu rekam jejaknya kemudian digodok oleh manajemen. Setelah melalui proses itu, muncullah sosok Kolev yang dinilai tepat untuk menjadi pelatih Macan Kemayoran musim ini.

“Coba baca track record-nya. Ia (Kolev) sudah mengenal kultur sepakbola Indonesia dengan baik. Disamping itu ia juga tidak terkendala masalah komunikasi dengan pemain,” imbuh Gede.

“Selain itu manajemen juga tahu bagaimaca cara melatih Kolev. Misalnya Kolev sangat dekat dengan pemain. Ia memperlakukan pemain seperti anaknya. Dia mampu menganyomi pemain ditambah lagi Kolev bukan sosok baru di Persija karena pernah menangani tim ini sebelumnya,“ terang Gede.

Kolev memang bukan nama asing di Persija. Ia pernah menukangi Persija selama dua musim, yakni pada tahun 1999 dan 2000. Dalam periode tersebut faktanya, Ivan Kolev berhasil mempersembahkan gelar bagi tim Ibu Kota. Trofi itu didapat ketika Persija tampil di Brunei Invitation Cup 2000. Persija sukses mengalahkan wakil Hong Kong, Happy Valley di partai puncak dengan skor 4-3.

Empat gol Persija dicetak melalui kreasi Imran Nahumarury, Ali Sunan, Luciano Leandro, dan Budiman. Trofi ini menjadi yang pertama bagi Ivan Kolev di Persija.

Di tahun 1999/2000, ia juga mampu membawa Macan Kemayoran juara Wilayah Barat dan lolos hingga semifinal Divisi Utama sebelum akhirnya kalah dari PSM Makassar.

Tidak hanya itu, pelatih asal Bulgaria itu juga pernah dua kali menjadi nahkoda Timnas Indonesia, yakni pada 2002-2004 dan 2007-2008. Pria 61 tahun ini membawa Indonesia menjadi finalis Piala Tiger (AFF) 2002 serta meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Asia 2004.

Selain itu ia juga merupakan sosok yang mengorbitkan nama legenda hidup Persija, Bambang Pamungkas. Kala itu, Bambang Pamungkas baru menginjak usia 19 tahun saat Kolev masuk pertama kali di Persija.

Ketika itu Macan Kemayoran sedang krisis pemain, dan Kolev dengan beraninya memasang Bepe sebagai ujung tombak. Strategi ini berhasil, pemain bernomor punggung 20 ini sukses membayar kepercayaan Kolev. Bepe menjelma menjadi sosok rising star dan kini masih menjadi ikon Persija.

Catatan ini tentunya bisa memberikan energi positif bagi Kolev ketika balik ke Persija Jakarta. “Terkait hasil minor di klub sebelumnya saya rasa hanya terkendala adaptasi saja. Ia tidak diberikan banyak waktu, nah sekarang ini di Persija juga masih banyak waktu terutama di Liga 1. Mengingat Liga 1 kemungkinan akan bergulir selepas pemilu, banyak waktu tentunya untuk Kolev meramu tim,” papar Gede.

Di Persija, Kolev akan dibantu staf pelatih musim lalu seperti Mustaqim di posisi asisten pelatih. Kemudian ada nama Ahmad Fauzi sebagai pelatih kiper. Juga San San Susanpur sebagai pelatih fisik. Bersama mereka, Kolev juga bersiap membawa Persija bermain di kancah Asia yaitu babak kualifikasi Asian Champions League (ACL) 5 Februari nanti.

Jadwal Persija Jakarta di Babak 32 Besar Piala Indonesia

Piala Indonesia 2018/2019

Jakarta – PSSI akhirnya merilis jadwal babak 32 besar Piala Indonesia 2018/2019. Berdasarkan regulasi dari pihak PSSI, babak 32 besar menggunakan sistem gugur berformat home and away. Persija akan bertemu klub Liga 3, Kepri 757 Jaya pada babak 32 besar Piala Indonesia.

Tim berjuluk Macan Kemayoran sendiri akan bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu. Ismed Sofyan dan kawan-kawan akan menjamu Kepri 757 Jaya pada Rabu, 23 Januari 2019. Rencananya venue yang digunakan adalah Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi. Kick off sendiri akan berlangsung pada pukul 15.00 WIB.

Sementara untuk leg kedua, tim kebanggaan Jakmania ini akan menjalani laga tandang menghadapi tuan rumah Kepri 757 Jaya di Stadion Citra Mas Batam pada Kamis, 31 Januari 2019 mendatang. Jam kick off pun tidak berubah tetap pada pukul 15.00 WIB. Rencananya kedua partai ini disiarkan secara langsung di Jawapos TV dan RCTI.

Sebelumnya Persija Jakarta lolos ke babak 32 Besar Piala Indonesia 2018 setelah menaklukkan Bogor FC 1-0 di babak 64 besar. Dimana gol tunggal Macan Kemayoran diciptakan oleh Osas Saha.

Bruno Matos Akui Rekan-rekan di Persija Permudah Kinerjanya di Lapangan

Liga 1 2019

Jakarta – Pemain anyar Persija Jakarta, Bruno Matos tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya usai merasakan debut bersama Macan Kemayoran pada laga Charity Games di Lampung. Ia sangat senang bisa menjalani debutnya di klub kebanggaan Jakmania tersebut.

Bermain sebagai pengatur serangan di Stadion PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Minggu (13/1/2019). saat bersua All Star Lampung, Bruno tampil apik. Meski tidak membuat gol di laga tersebut, permainan Matos cukup mempesona.

Bahkan asisten pelatih, Mustaqim, memberikan pujian kepadanya. Menurut Abah Taqim, sapaan Mustaqim, pemain asal Brasil ini bermain sangat simpel yang mempermudah rekan-rekannya dalam mengeksekusi peluang.

Menanggapi hal ini, Ia hanya menjadikan pujian itu sebagai motivasi untuk tampil lebih baik ke depannya, Ia justru berterima kasih kepada seluruh rekan-rekannya yang mempermudah adaptasinya di pertandingan perdananya bersama Persija . Bruno sendiri bermain selama 20 menit saat Persija bersua Lampung All Star.

“Tentunya bermain untuk pertama kali di Persija sangat bahagia. Pelatih dan rekan-rekan saya disini sangat membantu banyak saat saya berada di lapangan. Mereka selalu memberikan support yang banyak kepada saya,”ujar Matos, Senin (14/1).

“Sementara soal pujian saya jadikan motivasi saja kedepannya untuk tampil lebih baik. Saya juga berterimakasih Jakmania yang sangat luar biasa dalam mendukung Persija,”tambahnya.

Terima Kasih The Jakmania karena Menemani Persija di Charity Games

Liga 1 2019

Laga Charity Games di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung kemarin tidak hanya menyuguhkan hiburan. Melainkan lebih dari itu. Pertandingan yang berlangsung Minggu, 13 Januari 2019 itu juga sebagai pertanda empati mendalam bagi korban tsunami Lampung.

Yang layak diacungi jempol adalah ribuan The Jakmania juga hadir di tengah-tengah suporter Lampung Sakti. Bersama pemain The Jak juga larut dalam one minute silence sebelum pertandingan berlangsung.

Apa yang dilakukan The Jak bisa menjadi penanda bahwa suporter tidak hanya bisa mendukung tim kesayangannya. Tapi lebih dari itu ada kepedulian, ada empati dan doa untuk korban tsunami Lampung agar mereka bangkit dari kesedihan. Bahwa kesedihan bukan hanya milik Lampung tapi juga milik The Jak khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Sebelumnya Jakmania juga melakukan aksi serupa di Banten. Semangat peduli dan empati mendalam ini harus tetap terpelihara sebagai bagian dan ciri khas aksi positif suporter. Gerakan masif yang dilakukan The Jak diharapkan menular ke berbagai kalangan agar tergugah rasa empati dan kepeduliannya.

Sedangkan via Charity Games di Lampung The Jak juga menunjukkan betapa rasa peduli bisa mengalahkan segalanya. Jarak lima jam bahkan lebih jika ditempuh lewat perjalanan darat tidak mereka pedulikan.

Yang ada hanya rasa empati dan peduli bagaimana caranya agar saudara-saudara mereka terhibur dengan mendukung Persija sebagai tim yang meraih Treble Winner 2018 dalam Charity Games.Terima kasih The Jakmania karena menemani Persija di Charity Games. Terima kasih karena peduli. Kalian masih yang terbaik. The Jakmania.

Catatan Media Officer

Eko Yudiono

(*)

Cetak Gol di Charity Lampung, Indra Setiawan Berharap Bisa Lolos Seleksi

Liga 1 2019

Bandar Lampung – Pemain seleksi Persija Jakarta, Indra Setiawan sangat bangga bisa menjalani debut bersama Macan Kemayoran. Pada laga, ia sukse mencetak gol debutnya lewat sepakan penalti saat jumpa Pra Pon Lampung di Stadion PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Minggu (13/1/2018).

Dia berharap gol itu bisa mempermulus langkahnya berseragam Macan Kemayoran. Saat ini eks PSMP Mojokerto ini memang masih berstatus pemain seleksi di Macan Kemayoran.

“Syukur Alhamdulilah saya ucapkan kepada Allah. Gol ini tentunya jadi motivasi saya ke depan. Dan semoga bisa selalu cetak gol di setiap pertandingan,” ungkap Indra.

Meski dari titik putih, gol itu berarti ganda bagi Indra. Sebab, dia bisa menjadi lebih percaya diri untuk terus menarik perhatian tim pelatih.

“Tidak hanya itu, saya harap saya bisa masuk di tim (Persija). Rencana ke depan berusaha yang terbaik di Persija,” tutup Indra.

Mustaqim Kagum Cara Bermain Bruno Matos

Liga 1 2019

Bandar Lampung -Laga Charity Games yang berlangsung di Stadion Way Halim, Lampung, Minggu (13/1/2019), sore jadi laga debut perdana bagi pemain anyar Persija Jakarta, Bruno Matos. Pemain asal Brasil ini bermain kurang lebih selama 20 menit pada laga amal untuk babak pertama kontra Lampung All Star.

Meski tidak mencetak gol, namun aksi dari mantan gelandang PKNS ini sukses mencuri perhatian asisten pelatih Persija, Mustaqim. Menurut Abah Taqim, sapaan Mustaqim, menilai Bruno juga pemain yang tidak egois.

“Salah satunya Bruno Matos, saya lihat secara individu skill saya kira dia pemain berkualitas. Yang kedua pemain ini tidak individual dan pemain lain pun juga senang dengan cara bermain dia,”ujar Abah Taqim, selepas laga.

“Ia bermain sederhana, simple dan beberapa kali dia menciptakan banyak peluang baik itu assist maupun shooting ke gawang lawan,”tambahnya.

Sementara itu, mantan pelatih PS TIRA ini menilai kondisi lapangan membuat anak asuhnya bermain sangat hati-hati. Namun ia puas karena mampu menghibur masyarakat Lampung sekaligus berbagi empati kepada mereka yang baru saja terkena musibah Tsunami akhir tahun lalu.

“Yang penting kami bisa menghibur masyarakat Lampung karena sudah memenuhi undangan mereka. Dan saya pikir masyarakat Lampung juga terhibur,”tutupnya.

Persija Bukan hanya Jakarta Tetapi Indonesia

Liga 1 2019

Laga bertajuk Charity Games for Lampung usai dilakoni oleh Persija, Minggu (13/1/2019) sore. Ada catatan penting di pertandingan ini utamanya pemain asing baru Bruno Matos. Meski bermain di lapangan yang tidak rata namun skill individu dan umpan-umpannya sangat terukur. Nilai plusnya, Bruno juga mempunyai shooting keras. Meski hanya bermain 20 menit namun Bruno menunjukkan permainan ekselen.

Jika membandingkan dengan Renan Silva pemain dengan posisi sama musim lalu, pemain dengan postur 185 cm ini lebih unggul. Tinggal kita lihat progres selanjutnya di laga terdekat Persija di Piala Indonesia 23 Januari nanti. Penilaian ini bukan asal ngecap.

Aplaus ribuan The Jakmania yang memadati Stadion Tunas Bangsa, Lampung menjadi bukti bahwa Bruno pantas menjadi suksesor Renan. Kuat dalam membawa dan merebut bola, umpan terukur serta shooting keras menjadi ciri khas permainan pemain asal Brasil ini. Lalu apa yang kurang?

Yang kurang mungkin gol saja dan itu tinggal tunggu waktu saja jika melihat permainan mengigit yang ditampilkan Bruno. Lalu bagaimana dengan pemain anyar di posisi defensive midfielder, Abdumuminov?

Sayang, sore tadi Abdu panggilan karibnya tidak tampil. Mengingat, dia masih jetleg karena baru dua hari tiba.Tapi melihat penampilannya ketika latihan, manajemen tidak salah pilih. Abdu bakal menjadi pemain penting di tim nantinya.

Tinggal bagaimana pelatih anyar yang kemungkinan besar akan diisi oleh Ivan Kolev memolesnya. So, laga Charity Games kemarin sedikit menghapus kekhawatiran suporter terkait rekrutmen pemain.

Percayalah, manajemen sangat serius menyiapkan tim. Apalagi bermain di kompetisi Asian Champions League (ACL). Kesempatan tampil di pentas Asia ini jelas tidak akan disia-siakan begitu saja. Karena Persija bukan hanya membawa nama Jakarta tetapi Indonesia. Semoga.

Catatan
Eko Yudiono
Media Officer Persija (*)