Riko: Lawan Newcastle Jets Pertandingan Luar Biasa

Kualifikasi Liga Champions Asia

Newcastle- Sayap Persija Jakarta, Riko Simanjuntak tidak berkecil hati meski timnya harus takluk dari Newcastle Jets pada eliminasi babak kedua di Stadion Mc Donald Jones, Newcastle, Australia, Selasa (12/2/2019). 

Memang hasil ini membuat mimpi Persija Jakarta untuk melaju ke fase grup di Liga Champions Asia 2019 kandas. Namun Riko menilai rekan-rekannya luar biasa bahkan bisa disebut pertandingan dramatis karena Persija memberikan perlawanan selama 120 menit.

“Buat pertandingan kemarin itu pertandingan luar biasa menurut saya. Sangat dramatis bagi kami dan tentunya buat penonton buat semua yang menyaksikan itu pertandingan luar biasa,” ujar Riko, Rabu (13/2/2019).

Dalam laga ini Persija memaksakan pertandingan harus ditentukan lewat perpanjangan waktu. Tertinggal dahulu lewat Ronald Vargas, Ramdani Lestaluhu mampu membuka asa Persija dengan gol penyeimbang pada menit ke-72 yang membuat kedudukan imbang 1-1 hingga 90 menit berakhir.

Sayangnya mereka kebobolan di babak ekstra time 2×15 menit lewat sang kapten, Nigel Boogard, pada menit ke-101, dan Matthew Ridenton pada menit ke-120.

“Kemarin di lapangan pemain sudah berjuang dan bekerja mengingat semua pemain ingin menunjukkan kalau kita ingin menang tapi hasil itu terbaik bagi kami,” tambahnya.

Ismed: Teman-teman Sudah Bermain Luar Biasa

Kualifikasi Liga Champions Asia

Newcastle- Kekalahan 3-1 atas Newcastle Jets pada babak eliminasi 2 Liga Champions Asia di Stadion Mc Donald Jones, Newcastle, Australia, Selasa (12/2/2019) tidak membuat Ismed Sofyan kecewa

Bek sayap Persija Jakarta ini mengaku bangga melihat perjuangan rekan-rekannya di lapangan meski kalah dari wakil Australia tersebut. Menurutnya para pemain Persija sudah bermain sepanjang pertandingan.

Pada laga ini, tim berjuluk Macan Kemayoran memberikan perlawanan kepada tim asuhan Ernie Merrick ini. Persija tertinggal lebih dulu pada menit ke-48 melalui gol yang dicetak Ronald Vargas. Namun, Ramdani Lestaluhu mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-72. 

Laga sendiri harus dilanjutkan ke babak ekstra time setelah kedua tim bermain imbang selama 90 menit. Persija akhirnya mengaku keunggulan Newcastle Jets usai mereka sukses membuat dua gol melalui Nigel Boogaard, dan Matthew Ridenton.

“Kemarin kami sudah berusaha semaksimal mungkin bermain dengan maksimal. Kami tahu lawan juga bagus, mereka juga bermain di kandang,” ujar Ismed Rabu (13/2/2018).

Lebih lanjut pemain asal Aceh ini juga menilai rekan-rekannya telah memperlihatkan daya juang luar biasa selama 120 menit pertandingan berlangsung.

“Namun kami sudah memberikan perlawanan yang cukup maksimal. Di 2×45 menit kita mampu tahan mereka 1-1. Jujur saja di ekstra time banyak pemain yang kelelahan akhirnya kami kebobolan dua gol. Tapi secara keseluruhan saya berterima kasih ke teman-teman karena mereka bermain luar biasa,” tambahnya.

Kolev Apresiasi Perjuangan Persija di Australia

Kualifikasi Liga Champions Asia

Newcastle- Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev tetap memberikan apresiasi kepada pemain, meski mereka menelan kekalahan 3-1 tuan rumah Newcastle Jets di Stadion Mc Donald Jones, Selasa (12/2/2019) petang. Apalagi tim Macan Kemayoran sempat memberikan perlawanan dengan menahan wakil Australia itu hingga babak kedua.

Tiga gol kemenangan Newcastle Jets diciptakan Ronald Vargas (menit ke-49), Nigel Boogard (101′), dan Matthew Ridenton (119′). Adapun gol tunggal Macan Kemayoran, julukan Persija, diciptakan oleh Ramdani Lestaluhu pada menit ke-72.

“Kami datang tanpa lima pemain utama kami, ini tentu hal yang sulit bagi kami. Tapi pemain lain bermain sangat baik melawan Newcastle Jets,”ujar Kolev selepas laga.

“Kami sedikit mengalami masalah soal stamina karena kompetisi kami belum mulai karena kami hanya latihan. Kami lawan Singapura lawan berat lalu ke sini itu sangat sulit,”tegasnya.

Lebih lanjut, Kolev mengaku bila anak asuhannya sudah sangat maksimal di laga tadi. Namun dirinya juga mengakui bila tim asuhan Ernie Merrick juga bermain lebih baik.

“Kedua kami bermain lawan newcastle tim yang bagus kompetisi australia juga bagus. Sekali lagi saya mau mengucapkan selamat,” tambahnya.

Mantan pelatih timnas Indonesia ini juga memberikan apresiasi kepada suporter Persija yang sudah datang langsung di Stadion Mc Donald’s Jones

“Itulah mengapa saya memberikan rasa terimakasih saya kepada mereka karena dukungan yang diberikan kepada kami,” tutupnya.

Beri Perlawanan, Persija Harus Akui Keunggulan Newcastle Jets

Kualifikasi Liga Champions Asia

Newcastle- Apresiasi yang luar biasa tentunya sangat pantas diberikan untuk para pemain Persija Jakarta dalam lawatannya ke markas Newcastle Jets. Kendati harus mengakui keunggulan wakil Australia itu dengan skor 3-1, penampilan tidak kenal lelah dari para punggawa Macan Kemayoran sempat membuat laga berakhir imbang 1-1 hingga 90 menit waktu normal.

Tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan. Namun kokohnya pertahanan Persija membuat usaha Newcastle Jets sia-sia.

Justru Persija mendapatkan peluang terlebih dahulu melalui Riko Simanjuntak. Tendangan Riko masih mampu diamankan Glen Moss.

Pada menit ke-33, giliran Newcastle Jets mendapat peluang. Reggie O’Donovan mendapat peluang di menit ke-33 yang tendangannya masih menyamping.

Di menit-menit akhir, Persija mendapatkan peluang melalui Simic. Namun tendangan bicycle kicknya masih melambung. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua, Newcastle mampu membobol gawang Persija di menit ke-50. Memanfaatkan serangan balik, Ronald Vargas yang tak terkawal mampu menaklukkan Andritany Ardhiyasa dari jarak sangat dekat memanfaatkan umpan tarik Roy O’Donovan.

Persija yang tertinggal mencoba untuk mencari gol penyama kedudukan. Salah satunya melalui usaha dari Beto yang masih mampu ditangkap oleh Moss.

Akhirnya usaha Persija berhasil setelah Ramdani Lestaluhu sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-72. Memanfaatkan sepak pojok yang dilepaskan Riko Simanjuntak, sundulan Ramdani mampu membobol gawang Newcastle Jets.

Tak ada gol lagi tercipta skor 1-1 bertahan hingga babak kedua berakhir. Pertandingan berlanjut ke babak extra time.

Berlanjut di extra time, Newcastle Jets mengambil inisiatif serangan. Akhirnya mereka bisa kembali unggul di menit ke 101 lewat Nigel Boogaard, sundulannya tak mampu diantisipasi oleh Andritany.

Newcastle Jets akhirnya menutup laga dengan kemenangan 3-1 setelah Matt Ridenton mampu menambah keunggulan lewat sundulan kepala di menit terakhir extra time.

Atas hasil ini, Persija akan langsung bermain di fase grup G Piala AFC 2019. Mereka akan bertemu Becamex Bing Duong, Shan United, dan Ceres Negros.

Ryuji Tak Mau Perjalanan ke Australia Jadi Sia-sia

Kualifikasi Liga Champions Asia

Newcastle – Pemain belakang Persija Jakarta, Ryuji Utomo menegaskan perjalanan jauh dari Indonesia ke Australia tidak mau sia-sia begitu saja. Ia bertekad ingin memberikan hasil terbaik untuk laga esok hari.

Persija Jakarta akan melakoni laga preliminary 2 Liga Champions Asia dengan menghadapi tuan rumah Newcastle Jets di Stadion Mc Donalds Jones, Newcastle, Australia hari Selasa (12/2) besok.

“Kami datang sangat jauh dari Jakarta ke Australia agar dapatkan hasil bagus esok hari. Apalagi tim kami dalam kondisi bagus dan kami akan lakukan terbaik,”ujar Ryuji pada sesi konferensi pers jelang laga.

Bukan alasan mantan bek timnas Indonesia U-23 membidik poin penuh. Ryuji termotivasi ingin memberikan hasil yang baik untuk memberikan suporter Indonesia khususnya suporter Persija Jakmania.

“Persija adalah klub asal daerah asal saya. Tentunya dari itu saya akan berikan terbaik untuk Jakmania suporter kami dan juga untuk daerah asal kami,”tambahnya.

Meski begitu pemain yang musim lalu bermain di PTT Rayong, klub Thailand ini juga memberikan respek kepada Newcastle Jets. Mereka memang cukup kuat apalagi bila bermain dikandang sendiri.

“Seperti pelatih bilang Newcastle adalah tim bagus tapi saya pikir kami usahakan untuk memberikan perlawanan dan besok akan jadi laga baik untuk kami,”tutupnya.

PREVIEW Newcastle Jets vs Persija Jakarta: Menanti Kejutan Macan Kemayoran di Australia

Kualifikasi Liga Champions Asia

Newcastle – Persija Jakarta akan melakoni laga preliminary 2 Liga Champions Asia dengan menghadapi tuan rumah Newcastle Jets di Newcastle International Sports Center atau dikenal dengan Mc Donalds Jones Stadium, Selasa (12/2/2019).

Ini tentunya jadi ujian berat bagi tim Macan Kemayoran mengingat klub dari Australia memang cukup tangguh apalagi bila bermain dikandang sendiri.

Akan tetapi pelatih kepala Persija Jakarta, Ivan Kolev mengatakan timnya tidak menyerah begitu saja dan siap berusaha keras demi hasil terbaik di laga besok.

“Saya pikir Newcastle Jets adalah tim Yang sangat bagus ada beberapa pemain mereka yang bagus. Saya respek kepada mereka dan besok juga laga yang tidak mudah. Namun kami akan memberikan terbaik untuk laga esok,”ujar Kolev dalam sesi pre match press conference siang ini.

Pelatih asal Bulgaria ini menambahkan bila dirinya sudah mengetahui bagaimana tipikal permainan Roy O’Donovan dkk. Hal tersebut diungkapkan setelah menyaksikan laga melalui rekaman video.

“Kami sudah melihat bagaimana kekuatan serta cara main Newcastle Jets. Kami akui beberapa bagian tim ini sangat kuat tapi kami juga memiliki beberapa keunggulan yang bisa dimaksimalkan. Saya usahakan terbaik disini,”tambahnya.

Tim asal Jakarta ini sendiri lolos ke babak preliminary 2 setelah sukses meraih kemenangan atas Home United, Singapura di Stadion Jalan Besar, Singapura hari Selasa (5/2) lalu dengan skor 3-1. Tiga gol di laga tersebut dicetak gol bunuh diri lawan, Marko Simic dan Beto Goncalves.

Riko Simanjuntak Siap Andalkan Kecepatan

Kualifikasi Liga Champions Asia

Jakarta – Riko Simanjuntak siap merepotkan pertahanan Newcastle Jets dengan kecepatan yang dimilikinya. Riko berharap kecepatan yang dimilikinya bisa menjadi keuntungan bagi lini penyerangan Persija Jakarta dalam laga eliminasi kedua Liga Champions Asia di Newcastle Stadium, Selasa (12/2/2019).

Pemain bertubuh mungil itu sudah mendapatkan instruksi khusus dari pelatih Ivan Kolev untuk bisa membongkar lini pertahanan wakil asal Australia itu dengan kecepatannya.

“Pelatih sudah bicara sedikit tentang lawan bahwa mereka punya postur bagus tapi kita punya kecepatan. Itu harus kita maksimalkan dalam pertandingan nanti,” ujarnya.

Pada laga sebelumnya, kecepatan memang jadi andalan Persija Jakarta saat menumbangkan 3-1 Home United pada eliminasi babak pertama LCA di Singapura. Saat itu dengan kecepatan Riko mampu menghadirkan dua gol yang diciptakan Macan Kemayoran melalui Alberto Goncalves dan Marko Simic. Hal itu coba diulangi lagi oleh eks Semen Padang ini di laga tersebut.

“Kita hanya harus percaya diri saja saat lawan mereka. Memang mereka punya postur bagus. Tapi kami punya kecepatan dan kerja sama tim jadi harus yakin mampu bersaing,” tambahnya.

Lebih lanjut pemain asal Sumatra Utara ini sangat antusias menghadapi Runner Up A Leagues musim lalu. Dia optimistis Macan Kemayoran bisa mengandaskan Klub Australia itu.

“Harus yakin yah, kita harus optimis karena kita sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari, kita sudah mempersiapkan menang lawan Home United. Saya rasa ini langkah baik buat kita untuk nanti lawan Newcastle Jets di kandang mereka, pokoknya kita harus lebih percaya diri. Jangankan ke Australia, tapi lebih tinggi lagi ya dan kami harus lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya menambahkan.

Manajemen Resmi Tunjuk Ferry Paulus Jadi CEO Persija

Liga 1 2019

Jakarta – Manajemen Persija Jakarta resmi memilih Ferry Paulus jadi sebagai Chief Executive Officer (CEO). Pengumuman itu disampaikan Direktur Utama Persija, Kokoh Afiat, di Hotel Century, Senayan, Sabtu (9/2/2019). 

Kokoh mengatakan penunjukkan Ferry Paulus berdasarkan keputusan pemegang saham. Ferry akan menggantikan tugas Gede Widiade. Maksudnya tugas-tugas yang dijalankan oleh Gede yakni mengurus tim selama dua tahun di Persija akan dipegang oleh Ferry mulai saat ini.

“Terkait pengunduran diri Gede Widiae dan Rafil Perdana saya berkonsultasi dengan pemegang saham, untuk menjaga stabilitas Persija para pemegang saham telah menunjuk Ferry Paulus,”ujar Kokoh Afiat dalam sesi jumpa pers di Hotel Century, Jakarta, Sabtu (9/2/2019).

“Sekali lagi tidak ada pengganti posisi Pak Gede. Pak Ferry sebagai CEO, tidak masuk dalam struktur direksi. Sebenarnya dia komisaris yang diminta bantuan pemegang saham sebagai CEO untuk mengurusi sepak bolanya,” tambahnya.

Sementara itu, Ferry menegaskan siap mengembankan tugas untuk menjalankan roda tim. Ia akan meneruskan apa yang sudah dijalankan Gede Widiade di Persija.

“Persija sudah jalan, barangkali tinggal meracik, meramu untuk menjadi lebih baik. Aktivitas sudah jalan, harus dirajut kembali, tentu harus lebih baik,” jelasnya.

“Terpenting jenjang yang sudah baik, harus dipertahankan dengan menambah beberapa personil untuk memberi rasa nyaman dan dinamika dalam tim harus harmonis. Bukan suatu yang masalah,” tambah Ferry Paulus.

Punya Pengalaman Lawan Tim Australia, Beto Berpikir Positif Bawa Persija Lolos

Kualifikasi Liga Champions Asia

Jakarta- Bomber pinjaman Persija Jakarta dari Madura United, Alberto Goncalves menjadi salah satu pemain yang memiliki pengalaman bertemu klub Australia di kompetisi Asia. Hal itu terjadi saat dirinya masih memperkuat Persipura Jayapura pada 2012 silam.

Saat itu Beto bersama Mutiara Hitam harus mengakui keunggulan Adelaide United dengan skor 3-0 pada laga play off Liga Champions Asia di Hindmarsh Stadium, Adelaide.

Kini penyerang naturalisasi asal Brasil ini berkesempatan kembali menghadapi wakil Australia lainnya dalam kompetisi yang sama. Newcastle Jets yang jadi lawan Beto pada babak eliminasi kedua Liga Champions Asia yang akan digelar  Newcastle Stadium, Selasa (12/2/2019) mendatang.

Menghadapi mereka, Beto menilai persiapan Persija menghadapi laga ini sangat bagus. Terutama atmosfer didalam tim sangat baik usai mereka berhasil menumbangkan tuan rumah Home United dengan skor 3-1 pada pertemuan eliminasi babak pertama LCA di Singapura.

“Kita sangat optimis meskipun kita tahu memang sulit saat bermain disana tapi harus dicoba. Kita berusaha maksimal untuk bisa raih hasil positif yaitu lolos. Kita coba dan kesana tidak mungkin main-main,”ujar Beto, Sabtu (9/2/2019).

“Mungkin kita akan memanfaatkan keunggulan kami yakni kecepatan. Apalagi tim lawan memiliki keunggulan postur tubuh yang kemungkinan akan kesulitan dengan kecepatan Persija,”tambahnya.

Melawan Roy O’Donovan dkk, Beto ingin bisa kembali mencetak gol seperti saat melawan Home United. Akan tetapi, dia memilih untuk kemenangan Macan Kemayoran terlebih dahulu dibanding ambisi pribadi.

“Saya selalu berpikir positif. Fungsi striker memang mencetak gol. Tapi bagi saya itu urusan kedua karena yang utama tim. Yang penting kita menang siapapun yang mencetak gol,”tutupnya.

Simic: Peluang Menang Persija Atas Newcastle Jets Tetap Terbuka

Kualifikasi Liga Champions Asia

Jakarta – Bomber Persija Jakarta, Marko Simic menegaskan peluang timnya untuk menang saat jumpa Newcastle Jets tetap terbuka. Tim berjuluk Macan Kemayoran akan bertemu Newcastle Jets pada babak eliminasi kedua Liga Champions Asia di Newcastle Stadium, Selasa (12/2/2019).

Wakil Australia disebut-sebut lebih favorit untuk lolos ke Play off Liga Champions di laga ini. Apalagi laga berlangsung di kandang mereka. Mantan pemain Melaka United ini mengaku realistis menghadapi laga ini. Meski begitu Simic menegaskan kesempatan untuk menang masih terbuka lebar.

“Beberapa tahun yang lalu mereka berhasil menjuarai Liga Australia dan pernah lolos ke 16 besar ACL. Dia punya banyak pemain timnas Australia disana. Lalu ada pemain yang bagus seperti nomor 10 dan nomor 7. Ditambah mereka punya pemain bagus lainnya, seperti striker yang permah main di Indonesia juga cukup bagus,” ujar Simic.

“Peluang mereka kini 70-30 berbeda tentunya jika bermain di GBK kami masih memiliki peluang 50-50. Tapi saya percaya setiap sebelum bermain kita masih punya kesempatan untuk menang dan kita akan berangkat kesana untuk membawa pulang hasil yang bagus yaitu menang,” tambahnya.

Lebih lanjut pemain bernomor punggung 9 ini tegaska juga ia tidak mau menyerah begitu saja ketika bertanding di Australia nanti. Mengingat ia ingin memberikan kebahagaian kepada suporter Persija.

“Saya bermimpi kita bisa menang dan memberikan kegembiraan untuk the Jakmania dan masyrakat Jakarta lalu setelah itu kami akan berangkat ke Jepang dan akan mendapatkan pengalaman yang bagus disana untuk para pemain melawan salah satu tim terbaik di Asia dan mantan juara Asia juga,” tutupnya.