Ismed: Lupakan Kekalahan, Bangkit Lawan Bali United

Piala AFC 2019

Bali -Pemain belakang Persija Jakarta, Ismed Sofyan menegaskan kekalahan dari Ceres Negros pada matchday keempat Piala AFC 2019 Grup G tidak akan mempengaruhi mental para pemain, terutama jelang duel dengan Bali United pada babak 8 besar leg perdana Piala Indonesia di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Jumat (26/4/2019).

Ia justru menargetkan untuk menebus kekalahan dari wakil Filipina itu sebagai motivasi timnya untuk bisa merebut poin penuh. Sekaligus untuk dijadikan modal menjalani leg kedua di kandang sendiri.

“Kita juga harus melupakan kekalahan kemarin di AFC. Saya pikir kompetisi Piala AFC dan Piala Indonesia sedikit berbeda jadi tidak ada pengaruhnya di pertandingan 26 ini, teman-teman bisa fokus serta konsentrasi untuk bisa dapat poin di Bali,”ujarnya.

Pemain bernomor 14 ini mengaku optimistis Persija dapat meraih poin penuh dalam laga ini namun ia juga tidak boleh meremehkan kekuatan Serdadu Tridatu. Namun ia yang harus ia tekankan yakni para pemain bisa fokus, konsentrasi dan punya motivasi tinggi supaya bisa dapat hasil bagus.

“Bali pastinya memiliki materi pemain yang berkualitas kemarin maupun saat ini. Kita tidak bisa menganggap remeh mereka ditambah mereka main dikandang sendiri. Ini tentunya motivasi jadi kunci menghadapi mereka,”tambahnya.

Terkait kebugaran pemain lantara Bali United tidak disibukkan dengan agenda apapun, menurut Ismed tidak akan mempengaruhi pertandingan tersebut. Menurutnya situasi itu sama saja justru Ismed menilai hal itu tidak bagus untuk sebuah tim.

“Kita juga sudah mempersiapkan tim mengikuti Piala AFC, Piala Indonesia dan Piala Presiden kita sangat siap menghadapi Bali United. Jadi tidak ada alasan mereka lebih bugar dari kita. Sekali lagi tidak ada alasan,”tutupnya.

Manajer Persija Yakin Bruno Akan Bangkit di Laga Melawan Bali United

Piala AFC 2019

Jakarta – Manajemen Persija Jakarta melalui sang manajer Marsma TNI Ardhi Tjahjoko menegaskan apa yang sedang dilakukan oleh gelandang serang Macan Kemayoran, Bruno Matos hanya emosi sesaat.

Sebelumnya pemain asal Brasil ini sempat mengutarakan isi hati di sosial medianya setelah Persija mengalami kekalahan dari Ceres Negros pada matchday keempat Piala AFC, Selasa (23/4) sore. Ia menilai kekalahan tersebut karena kesalahan dirinya karena gagal mengeksekusi penalti

Namun Ardhi menegaskan kekalahan itu bukan kesalahan dari eks PKNS melainkan kesalahan tim. Pria kelahiran Madiun ini yakin Bruno akan bangkit di pertandingan selanjutnya.

Persija sendiri akan bertemu Bali United pada leg pertama babak 8 besar Piala Indonesia di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Jumat (26/4).

“Itu hanya emosi sesaat. Memang dia merasa bersalah tapi sudah saya kasitau kalau kita ini satu kesatuan. Salah satu, salah semua. Benar satu, benar semua. Saya yakin ia akan bangkit di laga melawan Bali United,” ujar Ardhi.

Sandi Sute Siap Kerja Keras Lagi

Piala AFC 2019

Jakarta – Gelandang Persija Jakarta, Sandi Sute mengatakan hasil kekalahan 2-3 dari Ceres Negros pada matchday keempat Piala AFC Grup G di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (23/4) sore harus diambil secara positif.

Memang hasilnya diakuinya membuat dirinyan kecewa. Namun Sandi bertekad bangkit dan siap kerja keras lagi mengingat peluang Persija belum sepenuhnya tertutup.

“Kecewa itu wajar bagaimana lagi, ini kan sepak bola ada menang dan kalah, tapi kami tetap selalu bersyukur dengan hasil yang diperoleh. Kita tetap semangat dan siap kerja keras lagi,” ujar Sute.

Apabila Persija Jakarta bisa meraih kemenangan pada dua laga tersebut, peluang mereka untuk bisa meraih runner- up terbaik tiga grup zona ASEAN masih terbuka. Terlebih Persija Jakarta akan menang head to head atas Becamex Binh Duong.

“Ini bisa menjadikan kami runner-up terbaik dan saya lihat masih ada kesempatan kedepannya. Oleh karena itu dua laga tersebut harus bisa dimaksimalkan dengan baik oleh tim,” kata Sute.

Andritany: Kami Kehilangan Konsentrasi!

Piala AFC 2019

Jakarta – Kapten tim Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa mengungkapkan penyebab timnya mengalami kekalahan dari Ceres Negros pada matchday keempat Piala AFC Grup G di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (24/3) sore.

Sempat unggul melalui Sandi Sute pada menit ke-49′. Delapan menit berselang, giliran Bruno Matos yang mencatatkan namanya di papan skor. Namun Ceres mampu mengembalikkan kedudukan 20 menit terakhir melalui Miguel Tanton (70′), Bienvenido Maranon (85′), dan Mike Ott (90+2′).

Kiper Persija ini menyebut alasannya yakni timnya kehilangan konsentrasi. Khususnya di 10 menit akhir. Ia mengakui bahwa Ceres Negros bermain lebih baik ketimbang Macan Kemayoran.

“Pastinya sedih karena peluang kami menipis untuk melaju ke babak berikutnya. Saya ingin mengucapkan selamat kepada Ceres-Negros karena telah memenangi pertandingan pada hari ini,” kata Andritany dalam konferensi pers seusai laga.

“Kami sempat kehilangan konsentrasi pada akhir-akhir babak kedua. Sehingga terjadi tiga gol ke gawang saya. Saat ini, kami harus fokus ke Piala Indonesia dan cepat melupakan kekalahan di Piala AFC ini meski masih ada dua laga sisa,” tegas kiper berusia 27 tahun itu.

Persija Jakarta Akui Keunggulan Ceres Negros

Piala AFC 2019

Jakarta -Persija Jakarta harus mengakui keunggulan 2-3 dari Ceres Negros pada laga keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (23/4).

Duel kedua tim berjalan seru, serangan silih berganti dilancarkan namun penyelesaian akhir yang kurang apik dan terlalu terburu-buru membuat Persija dan Ceres harus kandas.

Persija sebenarnya memiliki peluang untuk unggul terlebih dahulu ketika Sandi Sute dilanggar di kotak terlarang tetapi sayang Bruno Matos gagal mengeksekusi bola dari titik putih.

Memasuki pertengahan babak pertama pertarungan seru tercipta di lini tengah. Kedua tim berusaha mencuri dan menguasai bola dengan bumbu-bumbu duel keras. Tak ada gol tercita skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Akhirnya Persija memecah kebuntuan di menit ke 49. Dari set-piece tendangan bebas, Ismed Sofyan mengangkat bola ke kotak penalti yang disambar oleh sundulan Sandi Sute di tiang dekat.

Pada menit ke 57 Akhirnya Persija memecah kebuntuan! Dari set-piece tendangan bebas, Ismed Sofyan mengangkat bola ke kotak penalti yang disambar oleh sundulan Sandi Sute di tiang dekat.

Ceres membalas satu di menit ke 70. Eksekusi tendangan bebas Tanton diarahkan ke tiang jauh. Tidak ada pemain yang berhasil menyambar bola tetapi si kulit bulat masuk ke gawang Andritany.

Ceres berhasil menyamakan kedudukan 2-2 pada menit ke 85. Schrock dengan nyaman mengirimkan bola ke kotak penalti dari sisi kiri lapangan dan meski dikawal dua pemain, Maranon berhasil menanduk bola dan masuk. 2-2 jadi skor akhir pertandingan.

Mike Ott kemudian memutar balik situasi pada masa injury time. Sambil melompat ia menyambar umpan matang Schrock di depan mulut gawang untuk mencetak gol ketiga tim tamu. Ceres Negros pun akhirnya menang.

Persija vs Ceres Negros Dipastikan Normal Dengan Penonton

Piala AFC 2019

Jakarta –Ketua panitia pelaksana (panpel) Persija Jakarta memastikan laga melawan Ceres Negros pada matchday keempat Piala AFC 2019 Grup G di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (23/4) sore dipastikan normal dengan bisa disaksikan oleh Jakmania.

Kepastian ini didapatkan panpel Persija usai berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, Senin (22/4)malam. Dengan ini Haen juga mengucapkan rasa syukurnya dan berterima kasih kepada pihak Kepolisian karena memberikan rekomendasi izin pertandingan melawan Ceres digelar dengan penonton.

“Terimakasih kepada Mabes Polri, Polda dan Polres Jakarta Pusat. Kami baru saja berkoordinasi dengan aparat keamanan. Alhamdulillah kepolisian memberikan izin pertandingan Persija vs Ceres Negros dengan penonton seperti biasa,” ujar Haen.

Ia meminta kepada The Jak Mania untuk tetap kondusif dan menjaga pertandingan dengan baik.

“Saya juga minta kepada Jakmania untuk bisa menjaga ketertiban pertandingan,”tutupnya.

Tentunya ini sangat bagus bagi Persija Yang membutuhkan kemenangan karena dukungan Jakmania akan memotivasi penggawa Macan Kemayoran. Apalagi laga melawan The Bussmen, julukan Ceres Negros bisa dikatakan laga hidup-mati bagi Macan Kemayoran. Mengingat saat ini Persija ada di posisi ke-3 klasemen sementara grup G. Persija harus menang di tiga laga sisa untuk membuka peluang lolos ke babak berikutnya.

Rohit: Target Kami di Myanmar Menang!

Piala AFC 2019

Yangon -Rohit Chand menargetkan kemenangan kala Persija Jakarta bertandang ke markas Shan United, di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Selasa (12/3/2019) sore. Ini merupakan laga kedua AFC Cup Grup G.

Sang gelandang mengatakan bahwa tambahan tiga angka akan membuka peluang timnya untuk lolos ke babak selanjutnya. Apalagi diakuinya timnya butuh kemenangan setelah hanya meraih hasil imbang di laga perdana melawan Becamex Binh Duong.

Namun demikian, Rohit menegaskan untuk meraih kemenangan pada laga ini bukan sesuatu yang mudah. Ia menilai timnya harus kerja keras untuk mendapatkan hal tersebut.

“Sekali lagi target kami adalah menang. Mudah-mudahan jadi awal yang bagus di turnamen ini,”ujar Rohit pada konferensi pers jelang laga Senin (11/3).

“Namun mereka tim yang cukup bagus. Saya sangat siap untuk laga besok. Semoga menjadi laga yang bagus untuk kami,”tutupnya.

 

Nugroho Berharap Dapat Jam Terbang di Pilpres 2019

Piala Presiden 2019

Jakarta -Gelandang muda Persija Jakarta, Nugroho Fatchu Rochman berharap bisa memperkuat Macan Kemayoran di turnamen Piala Presiden 2019. Ia berharap bisa mendapatkan menit bermain di turnamen pra musim tersebut.

Nugroho baru sekali dimainkan Kolev dalam ajang resmi yang dijalani Persija musim ini. Saat itu ia bermain sebagai pemain pengganti saat tim asal Jakarta ini bertemu PS TIRA Persikabo di ajang Piala Indonesia.

Maka dari itu di ajang Piala Presiden dimana tim kebanggan Jakmania itu dihadapkan dengan jadwal padat, ia tentunya berharap diberikan kesempatan bermain. Apalagi ia ingin mendapatkan jam terbang di turnamen ini.

“Saya berharap ada jam terbang disitu. Tapi soal itu semua tergantung pelatih mau main atau tidaknya,”ujarnya Minggu (3/3/2019).

Menghadapi turnamen pra musim, pemain bernomor punggung 23 ini mengaku sangat siap. Ia terus berlatih baik itu latihan fisik maupun taktik.

“Kita latihan setelah AFC fokusnya ke Piala Presiden. Latihan taktik fisik strategi semuanya ditingkatkan lagi,”tambahnya.

Jelang Laga Perdana Piala Presiden 2019, Skuad Persija Seluruhnya Dalam Keadaan Fit

Piala Presiden 2019

Jakarta -Persija Jakarta tergabung dalam Grup D pada Piala Presiden 2019 bersama Borneo FC, Madura United, dan PSS Sleman. Tim asuhan Ivan Kolev akan memainkan laga perdananya pada Selasa (5/3) malam melawan Borneo FC di Stadion Maguwuharjo Sleman.

Jelang laga perdana Grup D tersebut, Persija kini dalam kondisi siap tempur. Semua penggawa Persija pun dipastikan tidak ada yang mengalami cedera. Termasuk Bambang Pamungkas dan Rishadi Fauzi.

“Pemain semua tidak ada yang cedera, sekali lagi kita ini tim juara setidaknya kita akan berjuang untuk mempertahankan itu tentunya dengan pemain yang ada, dan pemain sangat antusias untuk itu,”ujar asisten pelatih, Mustaqim.

Persija Jakarta akan memboyong 28 pemain untuk menghadapi Piala Presiden 2019 kali ini. Menurut Mustaqim menegaskan dirinya tim pelatih sengaja membawa hampir seluruh pemain untuk menjaga kekompakan skuadnya apalagi tim berjuluk Macan Kemayoran akan dihadapkan agenda padat karena menjalani empat partai selama 10 hari.

Persija Jakarta dijadwalkan memainkan tiga laga Piala Presiden melawan Borneo FC (5/3/2019), Madura United (8/3/2019), lalu PSS Sleman (15/3/2019).

Di sela-sela tiga laga Piala Presiden itu, Persija juga akan bertandang ke markas Shan United (Myanmar) pada matchday kedua fase grup G Piala AFC (12/3/2019).

“Akan berangkat semua total 28 pemain. Mengingat jika diberangkatan semua disana bisa latihan bersama agar saling menjaga kekompakan semua tim,”tambahnya.

Disinggung mengenai lawan-lawan tim Macan Kemayoran di grup D, pelatih asal Jawa Timur ini mengatakan bila semua tim memiliki kualitas bagus. Namun secara tegas ia mengatakan fokus kepada timnya saja.

“Semuanya bagus, akan tetapi sekali lagi tapi kita tidak fokus kekuatan lawan tapi tim kita sendiri. Itu saya pikir ada bagusnya juga,”tutupnya. Rencananya tim akan bertolak ke Yogyakarta Minggu (3/3) siang ini melalui Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta.

Misi Khusus Silvio Escobar di Piala Presiden 2019

Piala Presiden 2019

Jakarta -Penyerang baru Persija Jakarta, Silvio Escobar memiliki misi tersendiri ketika bermain di Piala Presiden 2019. Escobar mengaku tidak sabar untuk kembali berseragam Macan Kemayoran di turnamen pra musim.

Pemain yang didatangkan dari Perseru Serui ini akan menjadikan ajang Piala Presiden 2019 sebagai ajang mengembalikan kondisi fisiknya menjadi 100 persen. Hal itu dilakukannya agar tampil prima saat bermain di Piala AFC 2019 pada matchday kedua melawan Shan United di Myanmar pada 12 Maret mendatang.

“Ya ini Piala Presiden saya pikir baik untuk persiapan saya untuk piala AFC. Agar bisa membalikan fisik untuk piala AFC, dan bisa kembali 100 persen fisiknya,”ujar Escobar ditemui selepas latihan pada Jumat (1/3/2019) di Lapangan PS AU TNI Angkatan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Apalagi dalam latihan sore tadi, pemain asal Paraguay ini menambah porsi latihan bersama pemain baru Steven Paulle. Escobar mengatakan dirinya sengaja melakukan hal itu agar fisiknya kembali pulih.

“Iya latihan extra ya biar kita lebih cepat fisik kembali 100 persen dan bisa adaptasi dengan teman-teman ya. Kalau fisik 100 persen lebih mudah adaptasi,”tambahnya.

Disinggung mengenai kekuatan di Grup D yang berisikan Borneo FC, Madura United, dan PSS Sleman. Ketiga tim itu menurut Escobar sangat kuat.

“Ketiga tim ini memiliki karakter berbeda. Madura United memiliki pemain berkualitas dan pemain timnas. Begitu juga Borneo FC dan PSS. Tapi kami juga punya pemain bagus dan kami harus pikir itu,”tutupnya.