Pelatih Kiper Persija: Perkembangan Andritany di Timnas Sangat Positif

Liga 1 2018

Jakarta – Pelatih Kiper Persija Jakarta, Ahmad Fauzi buka suara atas performa Andritany Ardhiyaksa selama bermain dengan timnas Indonesia U-23 di ajang Asian Games 2018 cabang sepakbola. Menurut Fauzi perkembangan kiper yang akrab disapa Bagol ini sangat positif selama bermain bersama skuat Garuda Muda.

Andritany selalu menjadi andalan pelatih Luis Milla dibawah mistar gawang. Bahkan kiper bernomor punggung 26 di Persija tampil penuh selama empat pertandingan yang dijalani skuat Merah. Total ia sukses mencatatkan dua cleansheet dan hanya kebobolan tiga selama pertandingan babak penyisihan Grup A Asian Games 2018 cabang sepakbola.

“Selama Andri bermain untuk timnas, saya selalu nonton dan saya selalu komunikasi dengan dia. Saya pikir Andri sudah kembali ke performa terbaiknya,” ujar Fauzi, Selasa (21/8/2018).

“Perkembangan dia sangat positif bukan hanya teknik tapi secara psikologis sangat berpengaruh kepada dia” tambahnya.

Lebih lanjut mantan pelatih kiper Persija U-21 ini berharap performa eks kiper Sriwijaya FC ini semakin stabil selama membela timnas. Tak hanya itu performanya semakin membaik sekembalinya ke Persija.

“Ia bukan tipe orang yang traumatik. Pasca cedera yang dibutuhkan jam bermain dan itu sudah didapatkan di Persija. Pada saat di timnas Andri sudah kembali seperti yang kita lihat sekarang. Semoga terus berlanjut penampilan terbaiknya,” tambahnya.

Dengan performa apik Andritany di Persija ditambah dengan kegemilang Shahar Ginanjar serta Daryono menggantikan perannya saat absen membuat Persija kini memiliki tiga kiper dengan kualitas. Menurut Fauzi ini sangat bagus untuk Persija saat menjalani sisa pertandingan GO-JEK Liga 1 2018.

“Persija sangat beruntung memiliki kiper bagus saat ini. Saya harap performa bagus kiper Persija terus berlanjut sampai kompetisi selesai,” tutupnya.

Ramdani Lestaluhu Saksikan Perjuangan Timnas Indonesia Lawan Hong Kong Langsung di Patriot

Asian Games 2018

Bekasi – Gelandang Persija Jakarta Ramdani Lestaluhu terlihat menyaksikan langsung pertandingan timnas Indonesia U-23 melawan Hong Kong di laga terakhir Grup A di Asian Games 2018. Ia terlihat duduk di tribun VIP Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Senin (20/8/2018) malam.

Ramdani datang bersama istri dan anaknya kompak dengan menggunakan atribut merah putih ditambah pengikat berwarna merah putih di kepalanya.

Pemain bernomor punggung 7 ini mengaku sengaja datang ke stadion untuk mendukung dua rekannya, Andritany Ardhiyasa dan Rezaldi Hehanussa serta penggawa timnas lainnya semalam.

“Ya, saya sengaja datang bersama keluarga untuk mendukung langsung timnas Indonesia. Kasih dukungan buat Andri (Andritany) dan Bule (Rezaldi Hehanussa,” ujar Ramdani.

“Untuk pertandingan saya tidak mau berkomentar. Hanya suport timnas biar menang dan lolos grup,” tambahnya.

Dalam laga itu skuat asuhan Luis Milla sukses mempercundangi Hong Kong dengan skor 3-1. Sempat tertinggal 1-0 di babak pertama, Indonesia bisa membalas melalui gol Irfan Jaya, Stefano Lilipaly dan Hanif Sjahbandi.

Sementara itu, pemain asal Tulehu, Maluku bercerita mengenai aktivitasnya selama liburan. Ia mengatakan tetap menjalani latihan selama masa rehat kompetisi.

“Sebagai pemain profesional pasti saya jaga kondisi di sela-sela waktu libur. Menurut saya hal ini sangat penting mengingat itu kebutuhan juga buat pesepakbola seperti saya,” Ramdani mengakhiri.

Tak hanya Ramdani, timnas U-23 juga mendapatkan dukungan dari pemain asing Persija Jaimerson da Silva. Dia terlihat antusias menyaksikan pertandingan.

Selain mendukung dua kompatriotnya Persija, Jaime mengaku juga mendukung rekan senegaranya yang saat ini sudah menjadi Warga Negara Indonesia, Alberto Goncalves.

“Kami sudah seperti saudara, karena di negara ini Beto sebagai kepala suku. Pokoknya kalau ada pemain Brasil datang ke sini, Beto selalu membantu kami,” ujar Jaime.

“Jadi saya mau mendukung Beto agar dia sukses di Timnas Indonesia. Saya juga dukung pemain lainnya, Jadi tujuan saya memang ingin menonton Timnas Indonesia U-23 dan Beto berikan saya tiket,” kata Jaime.

Harus Menang, Bule Minta Suporter Penuhi Stadion Patriot

Asian Games 2018

Jakarta – Bek Persija Jakarta, Rezaldi Hehanussa yang saat ini mewakili tim nasional Indonesia U-23 menyadari laga melawan Hongkong sangat krusial bagi timnya. Dia meminta suporter Indonesia kembali hadir memadati tribun Stadion Patriot.

Timnas U-23 Indonesia melakoni pertandingan penting dalam pamungkas Grup A Asian Games 2018 melawan Hong Kong. Pertandingan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin 20 Agustus 2018.

Berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup A, Indonesia wajib memenangkan pertandingan. Sehingga mereka bisa memastikan tiket menuju babak 16 besar dengan status penghuni dua peringkat teratas fase grup.

Menurut Bule, sapaan Rezaldi, Hongkong bukan lawan yang mudah. Untuk itu, dukungan suporter di stadion diharapkan bisa memberikan energi tambahan agar Indonesia bisa mengalahkan tim dari negara dari Asia Timur tersebut.

“Saya optimistis indonesia bisa mengalahkan Hongkong. Dukungan suporter akan sangat berpengaruh terhadap hasil pertandingan,” ujar Bule, Senin (20/8/2018).

“Jadi kami harap suporter bisa memenuhi stadion. Tunjukkan dukungan positif kepada kami. Jaga nama Indonesia di mata dunia dan jadilah tuan rumah yang baik,” tambahnya.

Tampil di tiga pertandingan, mantan pemain Persitangsel ini sudah mengemas satu assist. Tentunya kontribusi positifnya ditunggu di laga ini.

Rohit Sebut Andritany dan Bule Bisa Bawa Indonesia Jadi Juara Grup A Asian Games 2018

Asian Games 2018

Bekasi – Gelandang Persija Jakarta, Rohit Chand menilai tim nasional Indonesia U-23 yang diperkuat dua rekannya yakni Rezaldi Hehanussa dan Andritany Ardhiyasa cukup berpeluang lolos ke 16 besar dengan status juara Grup A. Namun syaratnya mereka bisa mengalahkan Hongkong.

Timnas U-23 Indonesia melakoni pertandingan penting dalam lanjutan Grup A Asian Games 2018 Jakarta-Palembang melawan Hong Kong. Pertandingan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin 20 Agustus 2018.

Berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup A, Indonesia wajib memenangkan pertandingan. Sehingga mereka bisa memastikan tiket menuju babak 16 besar dengan status penghuni dua peringkat teratas fase grup.

Menurut Rohit, skuad Garuda Muda punya potensi bagus untuk mengalahkan Hongkong di laga pamungkas A. Salah satu alasannya mereka punya skuad merata di seluruh lininya baik itu depan maupun belakang.

“Sekali lagi Indonesia tim bagus, mereka diisi pemain-pemain bagus saya yakin Indonesia bisa lolos ke 16 besar sebagai juara grup. Mereka punya potensi untuk melakukan itu,” ujar Rohit.

Sebelumnya Rohit gagal membawa Nepal melaju ke 16 besar setelah tiga kekalahan dialami oleh negaranya. Ketidakberhasilannya kini membuatnya saat ini akan mendukung Indonesia melaju sejauh mungkin di Asian Games 2018 cabang sepakbola.

“Tentunya dengan kegagalan tim kami lolos saya akan memberikan support tim Indonesia. Apalagi ada dua rekan saya disana,” tambahnya.

Rohit Tidak Berhasil Bawa Nepal ke 16 Besar Asian Games 2018

Asian Games 2018

Bekasi – Gelandang Persija Jakarta, Rohit Chand gagal membawa tim nasional Nepal U-23 melaju ke babak 16 besar usai pada laga pamungkas harus takluk 1-2 dengan skor 2-1 dalam laga terakhirnya Grup D sepak bola putra Asian Games 2018, Minggu. (19/8/2018).

Sejatinya Nepal unggul lebih dahulu melalui hasil dari bunuh diri pemain Pakistan Shahbaz Younas di babak pertama . Pakistan menorehkan dua gol di babak kedua melalui Muhammad Bilal di menit ke-54 dan Saddam Hussain pada menit ke-72.

Gelandang berusia 26 tahun ini mengaku sejatinya timnya tidak bermain buruk di babak pertama. Namun ada perubahan dari Palestina yang membuat timnya akhirnya kalah,

“Di babak pertama kami mampu mencetak gol, tetapi di babak kedua kami bermain tak bagus. Saya tidak tahu mengapa, mungkin karena kami kurang pengalaman,” kata Rohit ditemui selepas pertandingan.

Selanjutnya, Rohit akan kembali ke negaranya untuk mengikuti pemusatan latihan bersama timnas Nepal senior. Rencananya timnas Nepal akan mengikuti South Asia Football Federation Championship yang akan digelar 4-15 September.

“Saya punya jadwal timnas pertandingan di September. Jadi saya kembali ke Nepal. Memang tanggal 23 ada latihan namun sepertinya saya tidak bisa bergabung karena ikut TC di negara saya. Tapi sekali lagi jika nama saya masuk ke daftar pemain terpilih saat ini masih menunggu keputusan dari federasi saya,” tambahnya.

Teco Berharap Dapat Dua Lawan Uji Coba di Libur Asian Games 2018

Liga 1 2018

Jakarta – Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra menyebut kalau timnya memang butuh uji coba sekembalinya dari libur karena Asian Games 2018. Tim sendiri akan kembali latihan pada 23 Agustus mendatang.

Teco menyadari persiapan kedepan harus lebih serius karena pertandingan pasca jeda kompetisi Gojek Liga 1, terutama di pertandingan terdekat juga sangat ketat dimana jarak antar klasemennya juga padat. Persija butuh kemenangan guna terus bersaing di papan atas.

Setelah libur, Persija langsung bertemu tuan rumah Borneo FC pada 12 September 2018. Selanjutnya akan menjamu PSIS pada 18 September 2018. Berlanjut lima hari kemudian akan bertemu tuan rumah Persib Bandung. Maka dari itu uji coba dinilai tepat sebagai alat ukur kesiapan.

“Tentu setelah libur sangat bagus tim beruji coba. Tim sangat butuh uji coba pastinya. Mungkin dua uji coba dinilai cukup sebelum kembali ke kompetisi,” ujar Teco, Minggu (19/8/2018).

Untuk bisa benar-benar melihat perkembangan timnya para pemainnya secara menyeluruh, mantan pelatih fisik Persebaya tidak memungkiri kalau dirinya berharap manajemen bisa menemukan lawan uji coba dengan kemampuan yang tidak terlalu di bawah timnya.

“Tentunya saya ingin Persija mendapatkan lawan yang selevel, bukan sekadar uji coba melawan tim yang kualitasnya di bawah kami,” pungkasnya.

Blitz Puas Eksperimen Berhasil di Uji Coba Lawan Persikota U-17

Liga U-16

Tangerang – Persija Jakarta U-16 kembali meraih kemenangan saat beruji coba melawan Persikota Tangerang U-17 dengan skor 2-1 di Lapangan Sukun, Tangerang, Sabtu (18/8/2018). Dua gol Macan Muda diciptakan Aldira dan Zahran.

Pelatih Blitz Tarigan sangat puas dengan penampilan anak asuhnya di laga ini. Selain hasil yang bisa dimenangkan, ada keinginannya sebelum pertandingan yang tercapai di pertandingan uji coba kemarin.

Adalah mencoba beberapa pemain untuk bermain bukan posisi aslinya. Dan pemain yang dicobanya berhasil keluar dari zona nyamannya.

“Jujur saja secara hasil kita menang. Tapi saya diuji coba ini ingin melihat ada beberapa pemain yang saya ubah posisi aslinya. Disini saya ingin menuntut anak-anak untuk bermain lebih dari satu posisi,” ujar Blitz.

“Dan hasilnya lumayan lah ada tiga orang, ada yang bermain di gelandang kami ubah posisinya di fullback, lalu ada yang bermain di bek bisa di sayap juga bisa,” tambahnya.

“Sekali lagi menang pasti semua ingin menang, tapi yang saya puas adalah pemain bisa memenuhi ekspetasi saya bisa bermain di satu posisi,” tutupnya.

Maman Mengisi Waktu Liburan Dengan Melatih

Liga 1 2018

Jakarta – Manajemen Persija Jakarta memberikan liburan semua pemain dalam rangka rehat GO-JEK Liga 1 untuk menghormati penyelenggaraan Asian Games 2018. Untuk mengisi liburan, lebih dari satu pekan ini banyak hal dilakukan para pemain Persija.

Salah satunya seperti palang pintu Persija Jakarta, Maman Abdurrahman. Pada kesempatan liburan yang diberikan manajemen ini, tidak lantas digunakan pemain bernomor punggung enam hanya berdiam diri di rumah bersama keluarganya.

Lantas Maman memanfaatkan liburannya, dengan melatih sekolah sepak bola (SSB) Kamiada FC U-14. Kamiada FC U-14 sendiri akan mengikuti turnamen Piala Menpora.

Bagi Maman, berbagi ilmu dengan menjadi pelatih merupakan pengalaman baru yang tentunya menyenangkan. Apalagi ia sudah memiliki Lisensi C AFC. Tentunya ini juga jadi awal langkahnya baginya bila nantinya ia ingin menjadi pelatih.

“Selama liburan saya ngelatih aja. Saya melatih tim Kamiada FC U-14 yang akan mengikuti Piala Menpora,” ujar Maman.

“Memang rutinitas ini saya pilih agar mencoba membiasakan diri saja. Sekalian belajar juga, apalagi saya punya lisensi pelatih sayang tidak dipraktekan jadi percuma,” tambahnya.

Tentu kehadirannya memberikan motivasi lebih terhadap kepada anak-anak SSB, untuk giat berlatih, sehingga kelak bisa mengikuti jejak Maman menjadi pemain profesional.

Maman Hadiri Tasyakuran Dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI Ke 73 Bersama Jakmania

Liga 1 2018

Jakarta – Bek Persija Jakarta, Maman Abdurrahman mengisi peringatan HUT RI ke 73 tahun dengan mengikuti Tasyakuran di Lapangan Bola Kebon Jeruk (Relasi) Jakarta Barat, pada Jumat (17/8/2018) malam.

Tasyakuran ini melibatkan ribuan masyarakat dari berbagai elemen. Termasuk tentunya suporter Persija, Jakmania. Hadir pula Habibana Muhammad Al Bagir Bin Alwy Bin Yahya, lalu Alhabib Huhammad Al Kaff, dan masih banyak ulama besar lainnya.

Dalam acara itu Maman sangat khusyuk menikmati acara dari awal hingga akhir. Ia mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan menghadiri acara tersebut sekaligus mengisi momen Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 57.

“Saya sama Abdulrahman Saleh (bom-bom mewakilkan pemain dan official ke acara korwil kebon jeruk, memperingati ultah kemerdekaan dan haul habib. Kami hanya hadir saja dan alhamdulillah,” ujar Maman.

Gede Bangga Dengan Kontribusi Dua Bintang Persija di Timnas U-23

Asian Games 2018

Jakarta – Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade bangga dengan kontribusi yang diberikan oleh dua penggawa Macan Kemayoran di Tim Nasional Indonesia U-23, yakni Andritany Ardiyasa dan Rezaldi Hehanussa di Asian Games 2018.

Menurutnya keduanya sudah memberikan peranan besar yang bagus atas penampilan bersama skuad Garuda Muda. Apalagi keduanya merupakan pilihan utama pelatih Luis Milla. Keduanya pun sudah tampil di dua laga yang sudah dijalani oleh timnas.

“Sekali lagi bangga dengan pencapaian mereka, jadi tidak rugi Persija lepas dua pemainnya. Mereka bisa memberikan kontribusi bagus sekali ke tim,” ujar Gede.

Namun Mantan COO Bhayangkara FC ini juga memiliki pesan agar keduanya jangan cukup puas dengan penampilan yang mereka sudah berikan saat ini. Mereka harus memberikan kemampuan terbaiknya di dua laga sisa, mengingat skuat Garuda butuh kemenangan di dua laga terakhirnya.

“Untuk Andritany dan Rezaldi harus menunjukkan semangat 1000 persen kepada timnas U-23 Indonesia. Mereka berdua harus berjuang agar bisa membuat bangga nama Indonesia,”harap Gede.