FAKTA PERSIJA: DERETAN PEMAKAI NOMOR PUNGGUNG 7 DI PERSIJA SEJAK 2001

Pesepak bola cenderung punya nomor punggung favorit dalam sepanjang kariernya. Nomor-nomor tersebut diyakini bisa memberikan keberuntungan buat sang pemakai.

Salah satu nomor yang sering diperebutkan oleh para pemain adalah nomor tujuh. Apalagi banyak di setiap klub menilai nomor ini spesial dan tidak sembarang orang yang bisa memakainya

Tak hanya itu nomor punggung 7 ini juga memiliki banyak sejarah tersendiri di beberapa klub. Salah satunya Manchester United. Banyak pemain hebat yang menggunakan nomor punggung ini. Contohnya Cristiano Ronaldo dan David Beckham.

Di Persija sendiri nomor ini selalu digunakan oleh para pemain hebat. Bahkan diantaranya sukses memberikan prestasi bagi tim. Lantas, siapa saja pemakai nomor tujuh di Persija? Berikut ini daftarnya pemakai nomor 7 di Persija terutama sejak 2001.

Yang paling fenomenal tentunya adalah Widodo Cahyono Putro. Sejatinya nomor punggung 7 bukanlah nomor pertamanya di Persija. Justru ia sempat menggunakan nomor punggung 10. Namun permintaan Luciano Leandro di tahun 2001 membuat pria yang saat ini menjabat pelatih Persita Tangerang merubahnya nomor punggungnya menjadi nomor punggung 7. Justru nomor punggung ini berbuah hasil gelar juara berhasil ia raih bersama Macan Kemayoran.

Setelah Widodo memutuskan hengkang ke Petrokimia Putra, Aris Indarto memakai nomor tersebut. Tentunya sangat menarik mengingat Aris merupakan pemain bertahan, jarang pastinya ada pemain belakang menggunakan nomor punggung 7. Selama dua musim, Aris tetap menjaga martabat nomor ini dengan pemain lugasnya di lini belakang. Ia sukses membawa Macan Kemayoran dua kali ke partai final namun keduanya gagal diraihnya. Aris menggunakan nomor punggung itu hingga 2005,

Selanjutnya nomor 7 sempat digunakan oleh pemain mungil Marwal Iskandar. Di klub Ibukota, pencapaian terbaik Marwal adalah semifinal Liga Indonesia 2007 dan peringkat tiga Copa Indonesia (2006 dan 2007).

Tak lama berselang selepas Marwal hengkang, nomor 7 itu dilibahkan kepada Atep. Selama satu musim ia menggunakan nomor punggung 7 di Persija. Atep sebelumnya menggunakan nomor punggung 28 di Persija.

Selepas Atep hengkang di musim 2008, nomor punggung 7 diwariskan ke Ade Suhendra. Namun kebersamaan Ade dengan nomor punggung 7 juga tidak berlangsung lama semusim ia pun hengkang dari Persija. Ade beberapa kali menempati posisi inti di Persija kala itu.

Setelah Ade hengkang, Ramdani Lestaluhu yang berstatus rising star saat itu akhirnya memilih nomor punggung itu. Namun sebelum Ramdani memakainya, ia sempat meminta izin kepada dua legenda Persija yang juga pernah menggunakan nomor punggung 7 yakni Widodo Cahyono Putro dan Aris Indarto.

Kini setelah 10 musim melekat dengan nomor punggung 7 di Persija, Ramdani telah menjelma menjadi salah seorang ikon klub. Ia juga turut andil dalam kesuksesan Persija merebut tiga gelar bergengsi di musim 2018, termasuk gelar Piala Presiden dan Liga 1.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP P