INI PERAN MAMAN DI MATA SIMIC

Jakarta- Maman Abdurrahman merupakan pemain paling senior di Persija setelah Ismed Sofyan. Pemain yang baru menginjak usia 37 tahun pada Selasa, (12/5) itu memiliki segudang pengalaman di kancah sepak bola Indonesia.

Salah satu prestasi individu terbaiknya adalah menjadi pemain terbaik Liga Indonesia 2006 lalu. Sementara jika berbicara level klub, ia menjadi pilihan utama saat Persija meraih tiga gelar pada 2018 lalu.

Kini meski usianya sudah tidak muda lagi, Maman tetap dinilai memiliki naluri bertahan yang baik. Selain itu, Maman juga pandai dalam membaca permainan. Hal inilah yang ada di benak bomber Persija, Marko Simic.

“Maman Abdurrahman adalah pemain yang luar biasa. Ia dapat membaca permainan dan memiliki naluri bertahan sangat baik,” ujar Simic.

Maman bergabung dengan Persija pada 2015 lalu. Saat ini dirinya diplot menjadi panutan bek muda Persija seperti Hamra Hehanussa, Ryuji Utomo dan Resky Fandi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP P