
BANGGA PERSIJA JADI BEST ACADEMY EPA 2025/2026
Langkah Persija di Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026 ditutup dengan sederet pencapaian membanggakan. Tak hanya sukses mengantarkan Persija U-20 meraih gelar juara, Macan Kemayoran pun memborong berbagai penghargaan individu dan tim, hingga kembali dinobatkan sebagai Best Academy EPA Super League 2025/2026.
Pelatih Persija U-20, Furqon Alkatiri, terpilih sebagai Pelatih Terbaik EPA U-20 Super League 2025/2026. Sementara itu, pelatih Persija U-18, Ferdiansyah, juga meraih penghargaan sebagai Pelatih Terbaik EPA U-18 Super League.
Tak berhenti di situ, Persija U-16 dan U-18 turut mendapat predikat Tim Fair Play berkat konsistensi mereka menjunjung tinggi sportivitas sepanjang kompetisi. Di kategori individu, Ahmad Mujadid tampil impresif dengan menyabet gelar Top Skor EPA U-20 setelah mengoleksi 27 gol.
Di atas seluruh pencapaian tersebut, penghargaan Best Academy EPA Super League 2025/2026 kembali menjadi milik Persija. Raihan ini menegaskan konsistensi Persija dalam membangun sistem pembinaan usia muda yang terus berkembang dari musim ke musim.
Chief of Persija Development, Ricky Nelson, menyebut gelar juara Persija U-20 merupakan buah dari kerja keras dan proses panjang yang dijalani tim sepanjang musim. Raihan trofi adalah bonus dari kerja keras tersebut.
“Raihan juara Persija U-20 itu sebagai penanda konsistensi kami yang tak mau cepat puas dengan apa yang telah diraih sebelumnya. Sebenarnya juara bukan tujuan utama kami. Tapi, setiap musim kami terus memperbaiki pembentukan tim, salah satunya dengan menguatkan talent scouting jadi lebih baik. Jadi, kami mendapatkan pemain-pemain yang berkualitas. Hal ini membuat tim kami lebih kuat,” kata Ricky Nelson.
Ricky pun mengaku bangga karena Persija kembali menyandang predikat Best Academy. Menurutnya, keberhasilan dalam pembinaan usia muda memang menjadi fondasi utama yang terus diperkuat oleh klub.
“Terkait Best Academy adalah target yang memang ditanamkan. Kami terus berusaha menanamkan metodologi dan menguatkan Persija DNA. Semua itu dilakukan untuk menguatkan talenta-talenta yang ada sehingga mereka bisa berkembang dengan baik,” tutur sosok yang juga menjabat sebagai asisten pelatih tim senior Persija tersebut.
Trending
on Persija
Most read this week
Berita Lainnya

SHAYNE PATTYNAMA SIAP MENJALANI TEMPAAN DI THAILAND

DUA UJI COBA MENANTI PERSIJA PADA PEKAN KEDUA TRAINING CAMP

ENAM PEMAIN TIMNAS KEMBALI, ENERGI BARU UNTUK PERSIJA DI THAILAND
