
RASA SYUKUR HAFIZH RIZKIANUR SETELAH JALANI MOMEN DEBUT
Laga pamungkas Super League 2025/2026 antara Persija melawan Semen Padang FC di Jakarta International Stadium, Sabtu (23/5/2026), menjadi momen yang indah bagi kiper muda Macan Kemayoran, Hafizh Rizkianur (19).
Bukan semata soal kemenangan yang diraih Persija. Bukan pula hanya tentang clean sheet yang berhasil dicatatkan. Lebih dari itu, pertandingan tersebut menjadi panggung debut Hafizh di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League.
Sesungguhnya, perjalanan Hafizh menuju momen itu sudah dimulai sejak pertengahan musim lalu, ketika ia dipromosikan dari tim Elite Pro Academy (EPA) Persija ke skuad senior. Memasuki musim 2025/2026, namanya kembali dipertahankan sebagai bagian dari tim utama.
Walau tidak selalu hadir di bench, kehadiran Hafizh tetap memiliki arti penting bagi Persija. Ia menjadi rekan latihan yang mampu menghadirkan kualitas dan intensitas bagi para penjaga gawang lainnya, sekaligus menciptakan persaingan sehat di bawah mistar.
Kesabaran, kerja keras, dan proses panjang itu akhirnya berbuah manis. Di laga penutup musim, Hafizh mendapatkan kesempatan untuk menapaki panggung perdananya bersama tim senior Persija.
“Yang pasti sangat senang menjalani debut di Super League musim ini. Saya tidak mau besar kepala. Saya menikmati tiga poin lebih dulu,” kata Hafizh.
“Saya harap selalu bisa didukung terus oleh para Jakmania untuk meningkatkan kualitas saya sebagai seorang kiper di Persija,” tutur kiper yang juga membawa Persija U-20 sebagai juara EPA U-20 Super League 2025/2026.
Trending
on Persija
Most read this week
Berita Lainnya

TUJUH PEMAIN PERSIJA BIDIK PERINGKAT KETIGA BERSAMA TIMNAS U-19

MUHAMMAD ARIEF PRIYADHI GABUNG TIM PELATIH TIMNAS INDONESIA U-17

PERSIJA DAN SHIN TAE-YONG SATU VISI DALAM PEMBINAAN PEMAIN MUDA
