MEMORI LEGENDA: WAHYU HIDAYAT KENANG MOMEN JUARA 1979

Persija merengkuh gelar juaranya ke-9 pada 20 Januari 1979. Di partai penentuan kala itu, Macan Kemayoran berhadapan dengan PSMS di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Persija terbilang memiliki modal kurang baik jelang laga. Dari 7 pertandingan sebelumnya, Persija menang 4 kali, seri 1 kali dan 2 kali menelan kekalahan. Rekor ini berbanding terbalik dari sang lawan yang cukup hasil imbang untuk menjadi juara.

Namun kondisi tidak menguntungkan tidak membuat Persija gentar. Hal ini disampaikan salah satu pemain yang berjasa mengantarkan meraih juara, Wahyu Hidayat. Gelandang petarung Persija kala itu mengucapkan, para pemain memiliki ambisi tinggi untuk menjadi juara.

“Saat itu semangat para pemain berlipat ganda. Saat menginjak rumput GBK dan melihat banyaknya penonton, kami menekankan diri harus menang. Saya ingat betul momen itu,” ujar pemain yang kerap memakai nomor punggung 14 itu.

Semangat para pemain Persija terbukti di lapangan. Sempat kesulitan di babak pertama, Andi Lala berhasil mencetak gol pada pertengahan babak kedua. Gol ini menjadi satu-satunya di laga saat itu dan membuat tim asuhan pelatih asal Polandia, Marek Jonata menjadi juara.

“Saat sudah memakai jersey Persija, semangat pemain bertambah. Kami tidak mau kalah. Apalagi saat itu banyak pemain yang asli dari Jakarta ataupun binaan Persija,” tambah Wahyu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP P