PEMAIN SENIOR PERSIJA DUKUNG ROTASI ALA SERGIO FARIAS

MALANG- Persija Jakarta berhasil melenggang ke final Piala Gubernur Jatim 2020. Kontra Madura United di babak semifinal (17/2), Rohit Chand dkk. menang 2-1.

Pencapaian Persija di Piala Gubernur Jatim tidak terlepas dari strategi rotasi yang dilakukan pelatih Sergio Farias. Juru taktik asal Brasil tersebut selalu memainkan komposisi yang berbeda di setiap pertandingan.

Farias mengintruksikan beberapa pemain menjajal lebih dari satu posisi. Sebut saja Alfath Faathier yang telah bermain di bek kiri dan bek kanan, Tony Sucipto yang dicoba menjadi bek kiri dan gelandang bertahan serta Novri Setiawan yang tampil serba bisa di berbagai posisi.

Selain itu, Sergio Farias juga berani memainkan pemain muda. Penggawa belia Adrianus Dwiki dan Resky Fandi diberikan pengalaman untuk bermain lebih banyak bersama para seniornya. Bahkan Dwiki selalu tampil dari pertandingan pertama dengan catatan 2 kali sebagai pemain inti. Masih ada nama Hamra Hehanussa, Braif Fatari dan Taufik Hidayat yang dibawa ke Malang.

Bagi Maman Abdurrahman dan Shahar Ginanjar, keberanian Sergio Farias patut diacungi jempol. Pasalnya di turnamen pramusim memang sepatutnya memberikan jam terbang ke seluruh pemain.

“Turnamen pramusim seperti ini memang kesempatan pemain muda untuk unjuk gigi. Selain jadwal pertandingan yang padat, semua pemain harus punya kesempatan bermain yang sama,” ujar Maman Abdurrahman.

“Rotasi sangat baik dalam persiapan di kompetisi nanti. Semua pemain harus siap dan dapat bersaing di setiap posisi. Termasuk pemain muda, bila ingin berkembang harus berani menunjukan kualitasnya karena bermain di klub besar,” papar Shahar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP