SEJARAH HARI INI: SERI DI SAMARINDA, PERSIJA RAIH TIKET FINAL PIALA INDONESIA

Setahun lalu hasil imbang 1-1 dari Borneo FC pada leg kedua babak semifinal di Stadion Segiri, Samarinda sudah cukup membuat Macan Kemayoran melaju ke Final Piala Indonesia. Hal ini tidak lepas keunggulan di leg pertama dengan skor 2-1.

Borneo tampil agresif sejak awal laga untuk membalikkan defisit gol. Namun, rapatnya pertahanan Persija membuat Borneo kesulitan menciptakan peluang.

Peluang emas pertama Borneo baru didapat di menit ke-27 melalui Rifal Lastori. Beruntung bagi Persija karena Shahar Ginanjar mampu mengamankan sepakan Rifal.

Borneo justru kebobolan lebih dulu di menit ke-32 melalui tendangan bebas Ismed Sofyan. Tembakan kapten Persija itu meluncur deras ke pojok gawang Alfonsius Kelvan.

Pesut Etam mengerahkan segenap tenaga untuk mencetak gol di sisa babak pertama. Namun hingga turun minum, Macan Kemayoran tetap unggul 1-0.

Melanjutkan perjuangan di babak kedua, Borneo FC pun makin mengencangkan serangannya demi membalaskan ketertinggalan di babak pertama.

Kini, Diego Michels dan rekan yang balik menyerang jauh kedalam pertahanan tim tamu. Beberapa peluang sempat tercipta, sayangnya bola masin bisa dihadang Shahar Ginanjar yang waspada dibawah mistar gawang.

Dari sekian banyak percobaan yang dilakukan Borneo, membuah hasil di menit ke-55 lewat tendangan tak terduga yang dilakukan Reinan Silva jauh diluar kotak penalti, Borneo mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Namun setelah itu lini belakang Persija tetap superior. Hasil imbang ini pun bertahan hingga penghujung laga. Skor 1-1 ini juga membuat Persija otomatis melaju ke babak Final karena unggul agregat 2-1.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP P