Di atas kertas, kekuatan Persija akan tereduksi dalam 3-5 pertandingan ke depan. Hal itu merupakan buntut dari sanksi kartu merah yang diterima Gustavo Almeida dan Maciej Gajos di laga vs Arema FC (9/3/2025).
Setelah dipastikan absen dalam satu pertandingan terdekat, vs Madura United (6/4/2025), Gustavo dan Gajos mendapatkan tambahan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Gustavo diberikan hukuman tambahan larangan bermain sebanyak dua pertandingan dan Gajos empat pertandingan. Tapi, khusus sanksi Gajos, keputusan Komdis bisa dibanding ke Komite Banding PSSI sehingga Persija sudah bergerak melakukan banding.
Lantas bagaimana langkah pelatih Carlos Pena membereskan situasi ini? Juru taktik asal Spanyol itu menekankan bahwa momen ini harus dilihat dari sisi positif.
Tidak hadirnya Gustavo dan Gajos berarti menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk unjuk gigi.
“Saya akan memaksimalkan semua pemain yang saya punya. Kita semua tahu bahwa selalu ada pemain yang akan absen selama berkompetisi, seperti cedera dan skorsing. Jadi, kami harus selalu siap,” kata Carlos.
“Saya tidak ingin mencari alasan karena tidak adanya Gustavo dan Gajos. Ini saatnya bagi pemain lain. Pemain lain harus tampil maksimal saat ini dan saya yakin mereka akan melakukannya dengan baik,” tuturnya melanjutkan.
Sementara itu, Persija berambisi menyapu bersih poin maksimal di laga tersisa agar bisa finis di empat besar. Saat ini Macan Kemayoran sudah bercokol di peringkat keempat dengan 43 poin dari 26 laga.
Tetap optimistis, Entrenador!